Kamis, 23 Oktober 2014

Manusia dan Tanggung Jawab

ILMU BUDAYA DASAR

NAMA                :  RUTH NATALIA NADEAK
NPM                    :  39414865
JURUSAN :  TEKNIK INDUSTRI


UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
DEPOK
   2014/2015


DAFTAR ISI

DAFTAR ISI
1.      Pengertian Tanggung Jawab ......................................................................... 3
2.      Macam-macam Tanggung Jawab................................................................... 3
3.      Pengabdian dan Pengorbanan........................................................................ 6
4.      Pengalaman Pribadi....................................................................................... 9
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................. 11











MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB
A.PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB
          Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah,keadaan wajib menanggung segala sesuatu serta berkewajiban menanggung,memikul jawab,menanggung segala sesuatunya serta akibatnya.
            Tanggung Jawab adalah segala kesadaran dan tingkah laku manusia akan sesuatu yang diperbuatnya .Sebagai contoh:Seorang ayah berkewajiban mencari nafkah untuk keluarganya.Nafkah untuk kehidupan keluarganya bila dia lalai dalam kewajibannya maka dia dikatakan tidak bertanggung jawab.
            Kesadaran timbul dalam diri manusia sendiri akan tanggung jawabnya terhadap sesuatu.Manusia tidak boleh berbuat semaunya dengan manusia lain.Manusia menciptakan keseimbangan,keserasian,keselarasan antara sesama manusia dan antara manusia dan lingkungan.
            Setiap manusia sudah dibebani tanggung jawab.Tanggung jawab dapat dilihat dari dua sisi,yaitu dari sisi pihak yang berbuat dan dari sisi kepentingan pihak lain.Dari sisi si pembuat dia harus bertanggung jawab namun dari sisi pihak lain apabila si pembuat tidak bertanggung jawab,maka pihak lain yang memulihkannya.
            Tanggung jawab itu adalah beban yang harus ditanggung setiap individu.Dalam kehidupan ini kita harus memiliki rasa tanggung jawab agar kita menjalanin kehidupan ini dengan penuh makna.Tanggung jawab itu juga berpengaruh baik bagi pribadi maupun lingkungan.Untuk memperoleh kesadaran bertanggung jawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan,penyuluhan,keteladanan,dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

B.MACAM-MACAM TANGGUNG JAWAB
            Tanggung jawab itu dapat dibedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang dibuatnya.Beberapa jenis tanggung jawab,yaitu :

a)      Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Kesadaran akan tanggung jawab bermula dari diri sendiri.Sifat dasar manusia adalah makhluk bermoral,tetapi manusia juga seorang pribadi.Manusia tidak luput dari kesalahan.Apabila kita tidak dapat mnjaga diri seniri maka kita akan mmpertanggungjawabkan semua hasil perbuatan buruk kita.
Contoh :
Seorang driver menegmudikan mobil asik sambil menelvon.Memag dia tetap memperhatikan jalan raya namun perhatan dia menjadi terbagi dua antara telvon dengan jalan raya.Tanpa disengaja dia menabrak pejalan kaki.Akibat dari perbuatan dia,dia harus bertanggung jawab untuk membiayai seluruh perawatan korban tersebut.Dari kejadian tersebut dia menyesali perbuatannya.

b)     Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluarga teridiri dari ayah,ibu dan anak-anak.Setiap anggota keluarga memiliki tanggung jawab dan peranannya masing-masing.Tanggung jawab di keluarga akan menciptakan keharmonisan,kejujuran,kesejahteraan.
Contoh:
Seorang ayah yang bertanggung jawab untuk mencari nafkah demi memenuhi kbutuhan keluarganya.

c)      Tanggung jawab terhadap masyarakat
Manusia adalah makhluk homosocius yang tidak dapat hidup tanpa manusia lai.Sehingga manusia memiliki peranan dan tanggung jawab juga di lingkungan masyarakat.Setiap masyarakat harus menghormati dan melakukan norma-norma yang berlaku.Sama halnya dengan bertanggung jawab dalam mempertahankan norma yang berlaku dalam masyrakat.
Contoh :
Seorang RT harus bertanggung jawab menyelesaikan masalah apabila salah satu anggota warganya mengalami perselisiha dengan warga lain.RT juga memiliki tanggung jawab untuk mengawasi kehidupan masyarakat dan bertanggung jawab dalam mengatasi setiap persoalan yang ada dalam setiap anggota masyarakat.
d)     Tanggung jawab kepada Bangsa/Negara
Tiap masyarakat,idividu adalah suatu bangsa yang terdapat di sebuah negara.Manusia tidak dapat melakukan semaunya sendiri,karena manusia tinggal dalam sebuah neegara yang memiliki peraturan pemerintahan.Manusia memiliki tanggung jawab untuk menjalankan perarturan yang berlaku agar tercipta negara yang aman,tentram,damai dan bersatu.
Contoh :
Seorang warga tidak membayar pajak,sehingga mereka mendapatkan teguran atau sanksi karena menunggak pajak.Padahal pajak itu juga demi kepentingan negara.
e)      Tanggung jawab terhadap Tuhan
Tuhan menciptaka manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab.Setiap manusia mempunyai tanggung jawab di bumi ini>cotohnya tanggung jawab manusia untuk merawat bumi ini,karena bumi berserta isiya diciptakan oleh Tuhan.Sehinnga tndakan manusia tidak bisa lepas dari hukuman-hukuman Tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama.Tuhan memberikan tanggung jawab kepada manusia dan bila manusia tidak melakukan tanggung jawabnya,Tuhan akan menegur aatu pun memberi peringatan.Sudah seharusnya manusia mejalakankan amanat dari Tuhan.Segala sesuatu butuh pengorbanan,begitu pula dengan manusia dalam melakukan sesuatu butuh pengorbanan.
Contoh :
Seorang Biarawati dengan ikhlas tidak menikah selama hidupnya karena dituntut tanggung jawanya kepada Tuhan sesuai dengan hukum-hukum yang ada pada agamanya,hal ini dilakukan agar dia dapat sepenuhnya mengabdikan diri kepada Tuhan demi rasa tanggung jawabnya.Dalam rangka memenuhi tanggg jawab ini ia bekorban tidak memenuh kodrat manusia pada mumnya yang seharusnya meneruskan keturunannya,yang sebetulnya jiga merupakan sebagian tanggung jawabnya sebgai makhluk ciptaan Tuhan.

C.PENGABDIAN DAN PENGORBANAN
            Wujud ari tanggung jawab adalah pengabdian dan pengorbanan yang merupakan perbuan baik untuk kepetingan bersama.
a.      Pengabdian
Pengabdian adalah rasa tanggung jawab melalui perbuaan baik yang berupa pikiran,pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetian,cinta,kasih sayang,hormat,atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas.Contoh pengabdian itu adalah :
Pengabdian kedua orang tua untuk anak-anaknya.Orang tua rela melakukan apapun demi memenuhi tanggung jawabnya kepadan anak-anakya.Seorang ayah mencari nafkah untuk kebutuhan keluarga serta untuk biaya pendidikan anak-anaknya.Seorang ibu juga memiliki tanggung jawab di rumah untuk mengurus keluarganya.Pengabdian seorang istri kepada suaminya dan seoarng ibu kepada anak-anaknya.Seorang ibu memasak,menyediakan kebutuhan untuk keluarganya.Seoang ibu juga mengontrol keuangan keluarga.Tanggung jawab anak adalah meraih pendidikan setinggi-tinggiya untuk masa depan merea serta untuk membanggakan kedua orang tuanya.Pengabdian anak untuk sekolah adalah sebuah kesadaran tersediri untuk terus berkembang demi masa depan.Setiap individu memiliki peranan serta tanggung jawab masing-masing.
Manusia ada karena ada yang menciptakannya yaitu Tuhan.Sebagai ciptaan Tuhan manusia wajib mengabdi kepada Tuhan.Pengabdian berarti penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan serta menjalankan tanggung jawbanya sebagai manusia di dunia ini.
Pengabdian kepada Tuhan yang paling menonjol adalah seorang biarawan-biarawati yang mengabdikan seluruh hidupnya untuk Tuhan.Mereka berkomitmen memberikan seluruh hidupnya untuk pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan untuk kemuliaan nama Tuhan.Mereka tidak berkeluarga hampir seluruh waktunya dia abdikan untuk Tuhan.Mereka memiliki panggilan dari Tuhan untuk mengabdikan seluruh hidup mereka dan menyerahkan seluruhnya kedalam Tangan Tuhan.Selain pada agaa Khatolik,pada agama Buha disebut bhiksu dan bhiksuni tidak jauh beda dengan Khatolik.
Pengabdian juga dilakukan oleh pegawai negri yang bertugas menjaga mercusuardi pulau trpencil.Mereka sekeluarga harus hidup terpencil dari kehidupa masyarakat damai.Mereka melakukan bentuk pengabdian tersebut mungkin karena faktor ekonomi.Sehingga meneybabkan anak-anak mereka sulit untuk berkembang.
b.      Pengorbanan
Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan,sehingga pergorbana n adalah pemeberian atau persembahan yang dilakukan dengan tulus walaupun itu merugikan kita sendiri dan tidak megharapkan pamrih.
Pengabdian dan pengorbanan hampir sama maknanya dan sulit diibedakan.Tidak ada pengorbanan tanpa pengabdian.Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian.Pengorbanan dapat merupakan pemberian secara ikhlas baik berupa harta benda,pikiran,perasaan,bahkan juga berupa jiwanya.Pengorbanan apat dilakukan kepada siapa saja yang membutuhkan.
Pengabdian lebih banyak menunuk kepada perbuatan sedangkan pengorbanan lebih kepada pemberian.Pengabdian juga merupakan bentuk kesetiaan.Dalam pengabdian dituntut pengorbanan,tetapi pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian.
Sebagai cotoh seorang dokter yang rela ditempatkan di tempat terpencil dan termasuk pengabdian yag juga menuntut pengorbanan.Mereka mengorbankan kehidupan mereka di kota dan tinggal di pedesaan terpencil untuk mengabdikan diri mereka sepenuhnya kepada masyarakat pedesaan yang lebih membutuhkan.Mereka berkorban materi,kehidupan demi menjalankan tugas mereka.
Mereka mengabdikan diri mereka sepenuhnya untuk pelayanan kesehatan di pedesaan serta mereka berkorban untuk hidup jauh dari keramaian kota.Pengorbanan yang dia berikan berupa tenaga,pikiran.













PENGALAMAN PRIBADI
            Setiap manusia memiliki tanggung jawab.Manusia diciptakan Tuhan untuk memenuhi tanggung jawabnya di dunia ini.Kita  sebagai makhluk ciptaan Tuhan harus memenuhi tanggung jawab tersebut.Banyak orang dan termasuk saya terkadang lalai dari tanggung jawab.
            Setiap manusia memiliki peranan masing-masing dalam kehidupannya.Setiap anggota keluarga juga memiliki peranan,fungsi serta tanggung  jawab masing-masing.Saya anak ketiga dari empat bersaudara.Saya sebagai seorang anak dalam keluarga memiliki tanggung jawab tersendiri.
Hidup tanpa memiliki rasa tanggung jawab akan terasa tidak nyaman,menyebabkan semua tugas kita terbengkalai.Saya sebaagai seorang anak memiliki tanggung jawab untuk meraih cita-cita saya.Ketika SMA saya lebih kebanyakan main namun tanggung jawab saya sebagai murid tetap saya jalankan.
Walaupun saya keseringan main,terkadang cabut les namun saya tetap belajar karena saya tetap lebih mengutamakan masa depan saya dan saya juga tetap berprestasi di sekolah.
            Terkadang papa saya bingung melihat kelakuan saya,yang asik jalan sama temen-temen,namun papa saya percaya kepada saya karena saya masih mengutamakan pelajaran dan guru-guru juga merespon positif tentang saya.Keluarga saya juga sibuk dengan kerjaan masing-masing,jadi orang tua saya tidak sempat mengecek saya.Kita jarang sekali ngumpul.Saya sudah sering ditinggal sejak saya sd.Walaupun orang tua saya jarang melihat saya,tapi mereka memberi kepercayaan penuh kepada kami anak-anaknya.
            Walaupun saya sering ditinggal,saya memiliki kesadaran sendiri akan tanggung jawab saya sebagai anak.Saya sadar kesibukan orang tua saya tersebut juga demi kebutuhan kami.Papa saya memiliki tanggung jawab yang besar kepada anak-anaknya.Dia ingin melihat anak-anaknya senang.Begitu pula dengan kami,kami ingi membahagiakan orang tua.
            Saya sebagai anak juga memiliki tanggung jawab untuk meraih pendidikan setinggi-tingginya serta membanggakan orang tua.Saya ingin menjadi orang sukses,maka daripada itu saya harus belajar lebih giat,berusaha serta berdoa.
            Sekarang saya sudah menjadi mahasiswa di Gunadarma dan dengan demikian tanggung jawab saya semakin besar.Saya harus lulus dengan ipk yang bagus,membanggakan orang tua serta ingin menjadi sarjana yang sukses dan bermutu kelak di dunia kerja.Dengan harapan-harapan yang ada itu lah yang membuat saya memiliki rasa tanggung jawab yang besar untuk mencapai harapan-harapan saya.

















DAFTAR PUSTAKA

Sabtu, 18 Oktober 2014

Manusia Dan Harapan

ILMU BUDAYA DASAR




NAMA                :  RUTH NATALIA NADEAK
NPM                    :  39414865
JURUSAN :  TEKNIK INDUSTRI


UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
DEPOK
   2014/2015



DAFTAR ISI

DAFTAR ISI............................................................................................................ 2
PEMBAHASAN...................................................................................................... 3
1.      Pengertian Harapan........................................................................................ 3
2.      Sebab manusia mempunyai harapan.............................................................. 4
3.      Pengertian kepercayaan................................................................................. 5
4.      Berbagai kepercayaan dan usaha meningkatkannya...................................... 6
5.      Pengalaman Pribadi....................................................................................... 8
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................. 10








MANUSIA DAN HARAPAN
A.Pengertian Harapan
          Harapan adalah sesuatu yang diingikan manusia.Setiap manusia pasti mempunyai harapan baik itu kecil maupun harapan besar.Harapan itu tergantung pada diri atau kondisi seseorang.Terkadang ada orang yang memiliki harapan yang berlebihan sebenarnya wajar orang tersebut memiliki harapan berlebihan karena itu keiginan dari hati dia namun karena harapan yang berlebihan tersebut malah menjadi bahan ejekan orang-orang.
            Keberhasilan dalam meraih harapan tersebut tergantung dari usaha keras dari seseorang tersebut dan juga doa yang selalu harus dipanjatkan.Karena usaha tanpa doa adalah sia-sia.
            Harapan berasal dari kata harap berarti keinginan akan sesuatu terjadi.Harapan adalah sesuatu yang menyangkut masa depan.Harapan berawal dari hal kecil yang kemudian berkembang menjadi besar.Setiap orang boleh berharap terhadap apapun karena hal itu yang membuat seseoarng maju dan berkembang.Mereka pasti otomatis beusaha sekeras mungkin untuk mendapatkannya.
            Namun memang ada sebagian orang hanya berharap tanpa berdoa dan berusaha.It adalah ciri-iri orang pemalas yang tidak memiliki keyakinan dan yang hidupnya tidak akan pernah berkembang.
Contoh : Juli adalah mahasiswa jurusan teknik industri d Gunadarma.Dia emiliki target untuk lulus 4 tahun.
            Dari contoh tersebut diharapkan Juli dapat meraih harapannya dengan cara belajar keras dan berdoa.Persamaan antara harapan dan cita-cita adalah meyangkut masa depan yang belum pasti terwujud dan dengan harapan orang akan menginginkan hal yang lebih baik atau meningkat.


B.Apa Sebab Manusia Mempunyai Harapan
            Manusia adalah makhuk sosial yang terlahir dari bayi.Manusia tidak luput dari komunitas dan pergaulan hidup.Dua hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain :
Ø  Dengan Kodrat
Kodrat adalaj sifat,keadaan atau pemawaan lariah dalam dii manusia sejak manusia diciptakan oleh Tuhan.Kodrat manusia yang mendorong manusia memiliki harapan.Makhluk hidup lain juga memiliki kodrat mereka.Binatang memiliki kodrat yang sama dengan manusia.Perbedaannya adalah manusia memiliki akal dan budi pikiran sedangkan hewan tidak memilikinya.Sama-sama mencari sesuatu untuk dapa beKebrtahan hidup.Dengan kodrat manusia memiliki harapan.
Ø  Dorongan Kebutuhan Hidup
Manusia memiliki banyak kebutuhan hidup.Manusia tidak akan pernah merasa puas sampai harapannya tercapai,sehingga ia akan mencari harapan lain yang lebih banyak lagi.kebutuhan hidup dibedakan atas kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani.
Kebutuhan jasmani misalnya :makan,minum,pakaian,dll.Kebutuhan rohani misalnya :ibadah,beroda,dll.
Dengan adanya harapan maka mausia akan bekerja sama satu sama lain.
Menurut Abraham Maslow sesuai kodratnya harapan atau kebutuhan manusia itu adalah :
·         Kelangsungan Hidup (survival)
Manusia memiliki kebutuhan primer dan sekunder.Kebutuhan akan makan/minum ini terus berkemban seiring dengan perkembangan zaman.Untuk mencukupi keutuhan tersebut manusia diharapkan untuk belajar akan hidup.
·         Keamanan
Sejak manusia lahir ke dunia membutuhkan keamanan.Rasa aman tidak harus diwujudkn dengan perlindungan yang nampak,yang penting dari hati untuk memberikan keamanan tersendiri kepada orang lain.Tuhan juga memberikan perlndungan kepada umat manusia sesuai yang dharapkan.
·         Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai
Setiap manusia memiliki hak dan kewajibanPada usia remaja banyak orang memiliki konflik batin pada dirinya dengan orang lain.Setiap orang berhak merasakan rasanya dicnta dan mencintai.
·         Status
Setiap manusia memiliki status dirinya sendiri.Status itu berassal dari persepsi individu itu sendiri,buat apa dia hidup di dunia ini dan lain-lain adalah bagian dari status.Setiap manusia membutuhkan staus.Dengan status orang dapat mengetahui siapa dirinya.Status mendatangka harapan bagi setiap orang.
·         Perwujudan cita-cita
Manusia pasti akan berharap akan keahlliaan dan kepangkatanya mereka.Dengan cara mengembangkan bakat ia dapat diterima dan diakui.

C.KEPERCAYAAN
          Kepercayaan berasal dari kata percaya,artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran.Dasar dari kepercayaan adalah kebenaran.Kebenaran yang didapat berasal dari orang lain itu disebabkan karena orang tersebut dapat dipercayai walaupun ia tidk menyelidikinya sendiri.Pengetahuan yang diterima dari orang lain atas kewibawaannya itu disebut kepercayaan.
            Kepercayaan dan harapan itu bersangkutan.Bila tidak ada kepercayaan maka harapan itu juga akan sia-sia karena ia tidak percaya akan keberhasilan untuk mendapatkan harapannya.Harapan itu juga termasuk cita-cita yang didambakan setiap orang namun dengan percaya,berdoa,berharap serta berusaha maka cita-cita itu akan tercapai.
            Dalam segi agama ada terdapat beberapa kebenaran baik langsung maupun tidak langsung dari Tuhan kepada manusia.Hak beragama juga termasuk hak kepercayaan dan hak atas keyakinan sendiri.
Kebenaran
          Kebenaran adalah fokus dari segala pikiran,sikap,dan perasaan.Beberapa orang berhati-hati dalam perbuatannya agar tidak menyimpang dari kebenaran.Ketidakbenaran dapat menyebabkan kegelisahaan,kekhawatiran.
            Setiap agama pastilah mengajarkan kebenaran karena kebenaran akan menciptakan kedamaian itu sendiri.Dr.Yuyuun Suriasumantri dalam bukunya menhatakan ada tiga teori kebenaran :
1.      Teori Koherensi atau konsistensi
Pernyataan dianggap benar jika bersifat koherensi atau konsistensi engn pernyataa sebelumnya yang dianggap benar.
Contoh : Setiap manusia akan mati.Paul adalah manusia.Paul akan mat.
2.      Teori Korepondensi
Suatu pernyataan dikatakan benar bila materi itu berhubungan dengan obyek yang dituju.
3.      Teori Pragmatis
Kebenaran dari suatu pernyataan yang memiliki sifat fungsional dalam kehidupan dan lebih praktis.

D.BERBAGAI KEPERCAYAAN DAN USAHA MENINGKATKANNYA
Kepercayaan dapat dibedakan atas :
1)      Kepercayaan pada diri sendiri
Hal ini berasal dari diri manusia itu sendiri dan hakikatnya percaya pada Tuhan Yang Maha Esa.Percaya diri sendiri selalu menggap dirinya benar dan mampu melakukan segala sesuatu senri degan benar.
2)      Kepercayaan kepada orang lain
Dimana orang tersebut dapat mempercayai orang lain selain dirinya sendiri.
3)      Kepercayaan kepada pemerintah
Menurut etika,filsafat tingkah laku karya Prof.Ir.Poedjawiyatna,negara itu berasal dari Tuhan.Tuhan lah yang memimpn segalanya yang ada di bumi karenna semuanya adalah ciptaan Tuhan.
Pandangan Demokratis mengatakan bahwa kedaulatan adalah dari rakyat,oleh rakyat,dan untuk rakyat.Rakyat adalah negara.Hanya negara sbagai keutuhan yang ada,kedaulatan mutlak pada negara,negara demikian itu disebut negaa totaliter,yang mempunyai hak adalah negara.
4)      Kepercayaan kepada Tuhan
Kepercayaan kepaa Tuhan itu sangat penting karena kita ada karena Tuhan yang menciptakan kita.Kepercyaan itu penting karna pengikat hubungan kita dengan Tuhan.Oleh karena itu perbaiki lah hubungan dengan Tuhan,mendekatlah kepada-Nya,berharaplah kepada-Nya sekalipun hilang semua harapanmu.Tuhan mengasihi kita tak pernah Ia membiarkan kita sendiri.
            Berbagai usaha untuk meningkatkan rasa percaya kepa Tuhan :
·         Meningkatkan ibadah kita
·         Meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat
·         Meningkatkan kecintaan kepada sesama manusia
·         Mengurangi nafsu harta yang berlebihan
·         Menekan perasaan negatif

           










PENGALAMAN PRIBADI
         

Setiap manusia pastilah memiliki harapan-harapan yang ingin dicapai begitu pula dengan saya. Harapan adalah suatu keinginan yang dimiliki setiap orang. Harapan berbeda-beda untuk setiap orang, sesuai dengan kebutuhan dan pemikiran yang berbeda-beda pula.Kebutuhan manusia tidak ada habisnya dan begitu pula harapan-harapan manusia.Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencapai.
Menurut saya harapan sama maknanya.Saya memiliki banyak harapan.Harapan itu bisa terwujud bisa juga tidak tergantung rencana Tuhan dan usaha yang dilakukan manusia.Kita tidak dapat memaksakan keinginan dan harapan kita bils tidak dikehendaki Tuhan walau sebsear apapun usaha kita.
Saya memiliki banyak harapan yang belum bisa saya wujudkan.Salah satunya saya ingin membuat orang tua saya bangga dan bahagia.Ketika SMA kelas 3 saya berharap lulus di perguruan tinggi negri.
Orang tua saya selalu percaya kepada saya dan selalu mendukung saya.Saya termasuk anak yang sedikit manja.Mereka selalu memberikan apapun yang saya butuhkan karena mereka sangat yakin dan percaya kepada saya.Namun pada akhirnya saya sangat mengecewakan mereka karena saya tidak lulus di perguran tnggi negri sepert yang mereka harapkan.
Hal itu membuat saya sangat kecewa dan sedih juga,dan juga saya merasa usaha saya selama ini sia-sia.Terutama orang tua saya yang sangat kecewa kepada saya.Awalnya karena saya tidak lulus,saya ingin kuliah di Medan saja tetapi orang tua saya tidak mengijinkan saya kuliah di medan.Mereka malah menyuruh saya kuliah di Jawa karena mereka berharap saya menjadi anak yeng lebih mandiri,lebih dewasa,dan lebih mengerti akan kehidupan. Namun dibalik itu semua Tuhan punya rencana yang lebih baik lagi.
 Saya tidak boleh melihat kebelakang karena itu akan membuat saya terus jatuh.Saya harus melihat ke depan,ke arah yang lebih pasti.Saya harus maju dan menciptakan harapan-harapan baru lagi.Dengan kuliah di Gunadarma saya berharap saya dapat sukses dan membanggakan orang tua saya.Saya ingin menunukan kepada orang tua saya bahwa saya mampu dan bisa menjadi orang yang lebih mandiri.
Dengan kuliah di Gunadarma saya berharap mendapatkan ilmu,pengalaman-pengalaman baru.Saya senang dan bersyukur akan segalanya yang saya dapat sekarang.Saya memiliki teman-teman yang asik dan baik serta seseorang yang baik dan asik juga.Saya berharap dapat lulus di Gunadarma tepat waktu dan dengan IPK yang bagus juga.Saya harus berusaha lebih rajin lagi.
Setelah saya lulus di Gunadarma,saya berharap saya mendapatkan pekerjaan yang bagus di perusahaan yang terbaik.Saya ingin menjadi orang sukses dan berpengaruh dalam hal positif bagi masyarakat ataupun orang yang disekitar saya.












DAFTAR PUSTAKA




Jumat, 10 Oktober 2014

Manusia Dan Penderitaan

ILMU BUDAYA DASAR

NAMA                :  RUTH NATALIA NADEAK
NPM                    :  39414865
JURUSAN :  TEKNIK INDUSTRI


UNIVERSITAS GUNADARMA
2014/2015



DAFTAR ISI
1)      Pengertian Penderitaan.........................................3
2)      Siksaan..................................................................4
3)      Kekalutan Mental.................................................5
4)      Penderitaan dan Perjuangan.................................8
5)      Penderitaan,Media masa dan seniman.................8
6)      Penderitaan dan Sebab-sebabnya.........................9
7)      Pengaruh Penderitaan...........................................9
8)       Pengalaman Pribadi............................................11
9)      Daftar Pustaka.....................................................13 



MANUSIA DAN PENDERITAAN
A.PENGERTIAN PENDERITAAN
            Penderitaan berasal dari kata derita yang berasal dari bahasa sansekerta dhra yang artinya menahan atau menanggung.Derita berarti menanggung beban yang tidak menyenangkan.Setiap makhluk hidup pasti memiliki penderitaan.Karena penderitaan itu termasuk salah satu tantangan dalam hidup.Penderitaan ada yang berat dan ada juga yang ringan.Itu semua tergantung individu yang merasakan penderitaan tersebut.
            Tuhan memberikan segala kebutuhan yang benar-benar diperlukan manusia karena Tuhan mengasihi umat-Nya.Tuhan memberikan berbagai cobaan untuk memproses manusia agar menjadi manusia yang berkepribadian baik dan agar manusia juga selalu ingat kepada Pencipta.Manusia terkadang bila mendapatkan kesenangan sering sekali lupa bahwa kesenangan yang dia dapat itu berasal dari Tuhan.
            Manusia sebagai homo religius Tuhan telah memberikan manusia banyak kelebihan darpada makhluk ciptaan lainnya.Bagi manusia yang memiliki iman yang kuat,mereka sadar bahwa penderitaan yang diberikan Tuhan itu adalah untuk memproses dirinya,mereka juga akan bertobat dan menyerahkan seluruh hidupnya ke Tuhan.Kepasarahan tersebut membuat seseorang merasakan kedamaian dalam hatinya.Tuhan tidak akan memberikan cobaan yang melebihi batas kemampuan umat-Nya.
            Tuhan selalu memberi peringatan kepada manusia akan apa yang mereka lakukan namun manusia terkadang tidak menyadarinya.Berbagai macam penderitaan  seseuai dengan liku-liku kehidupan manusia.Penderitaan itu merupakan resiko hidup.Enak atau tidak kita harus lalui penderitaan itu.


B.SIKSAAN
            Siksaan ada siksaan batin atau jasmani dan sisksaan rohani atau jiwa.Di akhirat manusia akan disidang sesuai apa yang mereka lakukan di bumi.Manusia akan merasakan penderitaan dari siksaan itu bila mereka melakukan banyak dosa.
Siksaan yang sifatnya psikis:
a.Kebimbangan, dialami oleh seseorang dalam mengambil keputusan,ia bingung dalam memutuskan sesuatu sehingga menyebabkan keadaan yang tidak menentu.Bagi orang yang lemah pikirannya,masalah kebimbangan akaln lama dialami,dan orang itu akan makinlama merasakan penderitaan.
b.Kesepian, dialami oleh seseorang yang merasakan rasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya walaupun ia dalam lingkungan yang ramai. Kesepian juga merupakan siksaan yang dapat dialami oleh seseorang.Sehingga orang tersebuta akan selalu mencari kesenangan sendiri yang bisa saja merugikan dia.
c.Ketakutan, dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesar-besarkan, maka disebut phobia.  Umumnya, orang memiliki satu atau dua macam phobia ringan. Seperti takut pada serangga atau hewan berbisa. Banyak sebab yang menjadikan orang merasa ketakutan, antara lain:
1.      Claustrophobia atau Agoraphobia
Claustrophobia adalah rasa takut terhadap ruangan tertutup, sedangkan agoraphobia disebabkan seseorang berada ditempat terbuka.
2.      Gamang
Merupakan ketakutan seseorang ketika berada ditempat yang tinggi.
3.      Kegelapan
Merupakan suatu ketakutan apabila seseorang berada ditempat yang gelap sebab dalam pikirannya kegelapan demikian akan muncul hal yang ditakuti.
4.      Kesakitan
Merupakan ketakutan akan rasa takut yang akan dialami. Hal itu disebabkan karena dalam pikirannya semuanya akan menimbulkan kesakitan.
5.      Kegagalan
Merupakan ketakutan seseorang karena merasa bahwa apa yang akan dijalankan mengalami kegagalan. Trauma yang ada dalam diri seseorang akan menjadikan dirinya ketakutan bila sampai terulang lagi.

            Phobia adalah salah satu siksaan yang merupakan trauma atau ketakutan terhadap sesuatu.Phobia dimulai dengan suatu schock emosional atau tekanan terhadap sesuatu misalnya takut hewan,pekerjaan,teman dll.Beberapa penderita mengatakan bahwa mereka merasakan kegelisahan,tertekan sejak phobia itu muncul,phobia itu mesti diobati karna phobia itu akan mengganggu psikis seseorang.

            Ada dua aliran tentang penyebab phobia.Ahli-ahli ilmu jiwa cenderung berpndapat bahwa phobia adalah suatu gejala dari suatu problema psikologis yang dalam,yang harus ditemukan,dihadapi dan ditaklukkan. . Sebaliknya ahli-ahli yang merawat tingkah laku berpendapat bahwa phobia adalah problemanya dan tak perlu menemukan seba-sebabnya supaya mendapatkan perawatan dan pengobatan.
C. KEKALUTAN MENTAL
Penderita batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental.Kekalutan mental diartikan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang dalam menghadapi persoalan.
Gejala-gejala pemula yang mengalami kekalutan mental:
a.       Nampak pada jasmani : keseringan merasakan pusing, demam,lebih kepada gangguan tubuh.
b.      Nampak pada kejiwaan: dengan rasa cemas, ketakutan, cemburu,lebih kepaa adrenalin,atau perasaan.
Tahap-tahap gangguan kejiwaan:
a.       Nampak dalam gejala kehidupan si penderita baik jasmani maupun rohani.
b.      Usaha mempertahankan diri dengan negative dengan cara lari dari masalah. Sehingga cara bertahan dirinya salah.
c.       Kekalutan merupakan titik patah dan yang bersangkutan mengalami gangguan.
Penyebab timbulnya kekalutan mental, antara lain:
a.       Kepribadian yang lemah
Kondisi jasmani atau mental yang lemah yang menyebabkan individu merasa rendah diri.
b.      Terjadinya konflik sosial budaya
Akibat norma yang berbeda antara yang bersangkutan dengan apa yang ada dalam masyarakat sehingga ia susah dalam menyesuaikan diri.
c.       Cara pematangan batin
Salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan social.
Proses-proses kekalutan mental yang dialami seseorang mendorongnya kearah:
a.       Positif: trauma (luka jiwa) yang dialami dijawab secara baik sebagai usaha agar tetap berjuang hidup, dan melakukan kegiatan yang positif setelah kejatuhan dalam kehidupan.
b.      Negatif: trauma yang dialami diperlarutkan, sehingga yang bersangkutan mengalami frustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan.
Bentuk frustasi antara lain:
1.      Agresi, merupakan kemarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tidak terkendali dan secara fisik berakibat mudah terserang tekanan darah tinggi atau tindakan sadis yang dapat membahayakan orang sekitarnya.
2.      Regresi, adalah kembali pada pola primitive atau kekanak-kanakan.
3.      Fiksasi, peletakan atau pembatasan pada suatu pola yang sama. Contohnya dengan membisu, memukul-mukul dada sendiri, membentur-benturkan kepala ke tembok, dsb.
4.      Proyeksi, usaha melemparkan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negative pada orang lain.
5.      Identifikasi, menyamakan diri dengan orang yang sukses dalam imajinasinya.
6.      Narsisme, self love yang berlebihan, sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih superior daripada yang lain.
7.      Autisme, gejala menutup diri secara total dari dunia riil.
Penderita kekalutan mental banyak terdapat dalam lingkungan:
1.      Kota-kota besar yang memberikan tantangan hidup yang berat, sehingga seseorang merasa seperti dikejar-kejar dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.Sementara itu sebagian orang tidak perduli.
2.      Anak-anak muda usia yang tidak berhasil mencapai apa yang diinginkan karena tidak seimbang antara kemampuan dan tujuannya.
3.      Wanita lebih mudah merasakan suatu masalah kedalam hatinya namun susah untuk mengeluarkan perasaan tersebut. Serta kondisi tubuh yang lebih lemah daripada lelaki.
4.      Orang-orang tidak beragama tidak memiliki keyakinan, bahwa diatas dirinya ada kekuasaan yang lebih besar.Sehingga ia selalu pasrah akan semuanya.
5.      Orang yang terlalu mengejar materi memiliki sifat ngoyo dalam meemperoleh tujuan kegiatannya.yaitu mencari uang sebanyak-banyaknya.

Penderitaan itu memang berat untuk dirasakan terkadang manusia mau utus asa dan lebih memilih mati daripada hidup.Oleh karena itu kita harus kuat dalam mengahadpi apapun.




D. PENDERITAAN DAN PERJUANGAN
            Setiap manusia pasti mengalami penderitaan baik itu berat maupun ringan.Itu semua tergantung bagaimana cara manusia berjuang dalam mengahadapi penderitaan.Manusia adalah makhluk yang berbudaya dengan budaya itu manusia mampu mengatasi bahkan menghilangkan penderitaan tersebut.
            Manusia hidup bukan hanya merasakan bahagaia namun penderitaan juga.Tuhan telah memberikan rancangan-rancangan yang baik bagu manusia,sekarang tergantung cara manusia mengahdapi tantangan hidup.Manusia harus optimis dalam mengahadapi tantangan hidup.
Kelalaian manusia merupakan sumber malapetka yang menimbulkan penderitaan.Banyak macam-macam penderitaan yang timbul baik negative maupun positif.Banyak orang-orang besar di dunia mendapatkan penghargaan karena perjuangan yang mereka dalam mengahadpi penderitaan.Mereka mengalami penderitaan dulu,berjuang menghadapi tantangan hidup dan akibat perjuangan mereka,mereka dapat dikenang.

E. PENDERITAAN,MEDIA MASA DAN SENIMAN
Dalam jaman sekarang kemajuan teknologi juga dapat menimbulkan penderitaan yang membuat penderitaan makin besar manusia itu sendiri.Penciptaan bom atom,reactor nuklir,pabrik senjata,pabrik bahan kimia merupakan peluang terjadinya penderitaan.Kecelakaan juga salah satu bentuk penderitaan.
Berbagai penderitaan yang dialami manusia juga dimuat dalam lembaran Koran,betita di media masa dengan maksud supaya masyarakat tahu dan ikut merasakan dari jauh penderitaan orang lain.Dari situ muncul rasa ingin membantu dengan belas kasihan.Sehingga orang yang menyaksikan mau mengirimkan bantuan bagi yang sedang mengalami penderitaan.

F. PENDERITAAN DAN SEBAB-SEBABNYA
Berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, penderitaan manusia dapat diperinci sebagai berikut:
a.       Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
Akibat dari perbuatan buruk manusia dalam hubungan manusia dengan sesamanya ataupun manusia dengan alam sekitarnya. Penderitaan ini kadang disebut nasib buruk. Perbedaan nasib buruk dengan takdir itu kalau  takdir Tuhan yang menentukan sedangkan nasib buruk itu manusia yang menyebabkan.
Contoh perbuatan buruk antara sesame manusia yang menyebabkan manusai lain menderita : Pembantu rumah tangga diperkosa,disekap,disiksa oleh majikannya,sehingga sudah sepantasnya majikan itu dihukum sesuai dengan hukuman yang pantas sedangkan pembantu tersebut mendapatkan pemulihan yang layak.
b.      Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / azab Tuhan
Penderitaan manusia dapat terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab Tuhan. Namun kesabaran, tawakal, dan optimisme merupakan usaha manusia dalam mengatasi penderitaan ini.
Contoh kasus : Seorang anak lelaki yang buta sejak dilahrikan,diasuh dengan sabar oleh orang tuanya.Ia memiliki kecerdasan yang luar biasa ,karna kecerdasannya ia memperoleh beasiswa dan gelar Doktor di Universitas DSarbone Prancis.Dia adalah Prof.Dr.Thaha Husen,Guru besar di Universitas di Kairo,Mesir.
G.PENGARUH PENDERITAAN
            Orang yang mengalami penderitaan akan mengalami perubahan sikap baik negative maupun positif.Sikap positif yaitu sikap optimis dalam mengahadapi penderitaan,ia mengakui bahwa penderitaan merupakan bagian dari hidup yang harus dilalui,penderitaan adalah tantangan terbesar yang harus dihadapi.Sikap positif biasanya semangat,tidak gampang menyerah,dan berjuang dalam hidup.
            Sikap negative yaitu sikap penyesalan akan penderitaan yang dialaminya,mudah menyerah dalam hidup,dan biasanya yang mudah menyerah malah menambah penderitaan. Apabila sikap positif dan negatif dikomunikasikan oleh para seniman, maka para pembaca atau penonton akan memberikan penilaiannya. Penilaian itu dapat berupa kemauan untuk melakukan perubahan nilai-nilai kehidupan dalam masyarakat dengan tujuan perbaikan keadaan.


















PENGALAMAN PRIBADI
          Ketika saya SMA ,saya termasuk anak yang rajin dan juga lumayan dalam pelajaran tetapi saya juga sering jalan-jalan dengan teman-teman.Namun antara bermain dengan belajar saya bisa menyeimbangkannya.Di kelas 3 SMA saya masuk dalam kategori kelas plus karena ranking yang saya dapat.Orang tua saya sangat mempercayai saya walaupun saya sering keluar main-main karena prestasi saya lumayan bagus.
Namun ketika kelas 3 SMA waktu itu saya sibuk sekali dengan les bimbel.Saya les mulai dari siang hingga malam jam 10.Di sekolah pun saya sering tidak mendengarkan guru ketika menerangkan karena saya sering mengerjakan soal-soal untuk persiapan SBMPTN.
            Ketika saya sudah tamat SMAsaya melanjutkan les intensif untuk persiapan SBMPTN.Menjelang Sbmptn saya makin khawatir dan merasa takut.Akhirnya Sbmptn pun dimulai.Saya ujian sbmpn di Badung.Kondisi kessehatan saya juga pas sbmptn sangat ngedrop,sehingga saya tidak dapat berpikir lagi karena sakit.
            Saya sangat pesimis untuk lulus dan kenyataanya saya tidak lulus.Saya sangat kecewa dan juga orang tua saya juga.Padahal dari awal orang tua saya sangat yakin bahwa saya akan lulus namun kenyataannya saya telah mengecewakan orang tua saya.Saya sangat terpukul dan sedih sekali
            Saya sangat kecewa dan sempat berpikir untuk tidak mau belajar lagi.Saya juga mengikuti ujian UM UGM.Saya merasa saya mampu mengerjakan soal-soalnya.Namun saat pengumuman ternyata saya tidak lulus lagi.Hal itu membuat saya sangat putus asa.Orang tua saya juga sangat kecewa pada saya.Padahal saya mempersiapkan semuanya dengan baik,namun kesehatan saya terus menurun.
            Karena kegagagalan demi kegagalan yang saya alami,saya sempat putus asa dan tidak mau kuliah lagi.Namun kakak saya terus membei saya semangat.Kegagalan yang saya alami aalah penderitaan saya yang sangat tidak menyenangkan,saya bingung apa tujuan Tuhan dari semua kegagalan yang saya alami.Saya terus berdoa meminta petunjuk Tuhan.
            Mungkin Tuhan mempunyai rencana yang indah di balik semua kejadian yang saya alami.Saya berpasrah hanya kepada rencana Tuhan saja.Saya sebenarnya ingin ikut ujian mandiri usu di sumatera utara namun orang tua saya tidak mengijinkan saya masuk usu,mungkin karena kampusnya yang kurang bagus.Orang tua saya lebih setuju saya di swasta ketimbang di USU.Saya disuruh orang tua saya merantau agar saya lebih mandiri dan mengerti arti hidup sebenarmya.Akhirnya saya menemukan Gunadarma yang saya liat di internet mengatakan bahwa Gunadarma adalah universitas swasta yang terbaik di Indonesia.
            Saya akhirnya keterima di Universitas Gunadarma,dan saya sangat senang.Awalnya saya minder dengan teman-teman saya yang kebanyakn di UI,karena mereka kaget gara-gara saya tidak lulus apapun.Namun saya harus mengakui kegagalan saya.Awalya saya tidak terbiasa hidup ngekost.Kemana-mana harus jalan kaki,dan di depok sangat panas.Saya sempat sakit ketika di depok karena tidak cocok dengan cuaca di Depok,namun lama-kelamaan saya sadar saya harus bisa hidup mandiri tanpa tergantung orang tua.Mungkin Tuhan menenmpatkan saya disini agar saya bisa lebih mengarhagai hidup
            Saya juga menemukan teman-teman kelas yang asik dan mau berbaur.Kunci dari kesabaran akan menghasilkan buah yang nikmat.Tantangan dalam hidup harus kita lalui dengan kuat dan berserah kepada Tuhan.Apapun yang terjadi dalam kehidupan saya,saya tetap bersyukur dan mengabil hikmah dari semua kejadian yang saya alami,
            Walaupun pada awalnya saya sempat putus asa,saya diberi semangat oleh keluarga dan tetap harus bangkit.Banyak sekali nasehat-nasehat dari keluarga saya.Saya akan berusaha yang terbaik untuk kuliah ini.


           

DAFTAR PUSTAKA

http://elearning.gunadarma.ac.id/index.php?option=com_wrapper&Itemid=36