Jumat, 10 Oktober 2014

Manusia Dan Penderitaan

ILMU BUDAYA DASAR

NAMA                :  RUTH NATALIA NADEAK
NPM                    :  39414865
JURUSAN :  TEKNIK INDUSTRI


UNIVERSITAS GUNADARMA
2014/2015



DAFTAR ISI
1)      Pengertian Penderitaan.........................................3
2)      Siksaan..................................................................4
3)      Kekalutan Mental.................................................5
4)      Penderitaan dan Perjuangan.................................8
5)      Penderitaan,Media masa dan seniman.................8
6)      Penderitaan dan Sebab-sebabnya.........................9
7)      Pengaruh Penderitaan...........................................9
8)       Pengalaman Pribadi............................................11
9)      Daftar Pustaka.....................................................13 



MANUSIA DAN PENDERITAAN
A.PENGERTIAN PENDERITAAN
            Penderitaan berasal dari kata derita yang berasal dari bahasa sansekerta dhra yang artinya menahan atau menanggung.Derita berarti menanggung beban yang tidak menyenangkan.Setiap makhluk hidup pasti memiliki penderitaan.Karena penderitaan itu termasuk salah satu tantangan dalam hidup.Penderitaan ada yang berat dan ada juga yang ringan.Itu semua tergantung individu yang merasakan penderitaan tersebut.
            Tuhan memberikan segala kebutuhan yang benar-benar diperlukan manusia karena Tuhan mengasihi umat-Nya.Tuhan memberikan berbagai cobaan untuk memproses manusia agar menjadi manusia yang berkepribadian baik dan agar manusia juga selalu ingat kepada Pencipta.Manusia terkadang bila mendapatkan kesenangan sering sekali lupa bahwa kesenangan yang dia dapat itu berasal dari Tuhan.
            Manusia sebagai homo religius Tuhan telah memberikan manusia banyak kelebihan darpada makhluk ciptaan lainnya.Bagi manusia yang memiliki iman yang kuat,mereka sadar bahwa penderitaan yang diberikan Tuhan itu adalah untuk memproses dirinya,mereka juga akan bertobat dan menyerahkan seluruh hidupnya ke Tuhan.Kepasarahan tersebut membuat seseorang merasakan kedamaian dalam hatinya.Tuhan tidak akan memberikan cobaan yang melebihi batas kemampuan umat-Nya.
            Tuhan selalu memberi peringatan kepada manusia akan apa yang mereka lakukan namun manusia terkadang tidak menyadarinya.Berbagai macam penderitaan  seseuai dengan liku-liku kehidupan manusia.Penderitaan itu merupakan resiko hidup.Enak atau tidak kita harus lalui penderitaan itu.


B.SIKSAAN
            Siksaan ada siksaan batin atau jasmani dan sisksaan rohani atau jiwa.Di akhirat manusia akan disidang sesuai apa yang mereka lakukan di bumi.Manusia akan merasakan penderitaan dari siksaan itu bila mereka melakukan banyak dosa.
Siksaan yang sifatnya psikis:
a.Kebimbangan, dialami oleh seseorang dalam mengambil keputusan,ia bingung dalam memutuskan sesuatu sehingga menyebabkan keadaan yang tidak menentu.Bagi orang yang lemah pikirannya,masalah kebimbangan akaln lama dialami,dan orang itu akan makinlama merasakan penderitaan.
b.Kesepian, dialami oleh seseorang yang merasakan rasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya walaupun ia dalam lingkungan yang ramai. Kesepian juga merupakan siksaan yang dapat dialami oleh seseorang.Sehingga orang tersebuta akan selalu mencari kesenangan sendiri yang bisa saja merugikan dia.
c.Ketakutan, dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesar-besarkan, maka disebut phobia.  Umumnya, orang memiliki satu atau dua macam phobia ringan. Seperti takut pada serangga atau hewan berbisa. Banyak sebab yang menjadikan orang merasa ketakutan, antara lain:
1.      Claustrophobia atau Agoraphobia
Claustrophobia adalah rasa takut terhadap ruangan tertutup, sedangkan agoraphobia disebabkan seseorang berada ditempat terbuka.
2.      Gamang
Merupakan ketakutan seseorang ketika berada ditempat yang tinggi.
3.      Kegelapan
Merupakan suatu ketakutan apabila seseorang berada ditempat yang gelap sebab dalam pikirannya kegelapan demikian akan muncul hal yang ditakuti.
4.      Kesakitan
Merupakan ketakutan akan rasa takut yang akan dialami. Hal itu disebabkan karena dalam pikirannya semuanya akan menimbulkan kesakitan.
5.      Kegagalan
Merupakan ketakutan seseorang karena merasa bahwa apa yang akan dijalankan mengalami kegagalan. Trauma yang ada dalam diri seseorang akan menjadikan dirinya ketakutan bila sampai terulang lagi.

            Phobia adalah salah satu siksaan yang merupakan trauma atau ketakutan terhadap sesuatu.Phobia dimulai dengan suatu schock emosional atau tekanan terhadap sesuatu misalnya takut hewan,pekerjaan,teman dll.Beberapa penderita mengatakan bahwa mereka merasakan kegelisahan,tertekan sejak phobia itu muncul,phobia itu mesti diobati karna phobia itu akan mengganggu psikis seseorang.

            Ada dua aliran tentang penyebab phobia.Ahli-ahli ilmu jiwa cenderung berpndapat bahwa phobia adalah suatu gejala dari suatu problema psikologis yang dalam,yang harus ditemukan,dihadapi dan ditaklukkan. . Sebaliknya ahli-ahli yang merawat tingkah laku berpendapat bahwa phobia adalah problemanya dan tak perlu menemukan seba-sebabnya supaya mendapatkan perawatan dan pengobatan.
C. KEKALUTAN MENTAL
Penderita batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental.Kekalutan mental diartikan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang dalam menghadapi persoalan.
Gejala-gejala pemula yang mengalami kekalutan mental:
a.       Nampak pada jasmani : keseringan merasakan pusing, demam,lebih kepada gangguan tubuh.
b.      Nampak pada kejiwaan: dengan rasa cemas, ketakutan, cemburu,lebih kepaa adrenalin,atau perasaan.
Tahap-tahap gangguan kejiwaan:
a.       Nampak dalam gejala kehidupan si penderita baik jasmani maupun rohani.
b.      Usaha mempertahankan diri dengan negative dengan cara lari dari masalah. Sehingga cara bertahan dirinya salah.
c.       Kekalutan merupakan titik patah dan yang bersangkutan mengalami gangguan.
Penyebab timbulnya kekalutan mental, antara lain:
a.       Kepribadian yang lemah
Kondisi jasmani atau mental yang lemah yang menyebabkan individu merasa rendah diri.
b.      Terjadinya konflik sosial budaya
Akibat norma yang berbeda antara yang bersangkutan dengan apa yang ada dalam masyarakat sehingga ia susah dalam menyesuaikan diri.
c.       Cara pematangan batin
Salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan social.
Proses-proses kekalutan mental yang dialami seseorang mendorongnya kearah:
a.       Positif: trauma (luka jiwa) yang dialami dijawab secara baik sebagai usaha agar tetap berjuang hidup, dan melakukan kegiatan yang positif setelah kejatuhan dalam kehidupan.
b.      Negatif: trauma yang dialami diperlarutkan, sehingga yang bersangkutan mengalami frustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan.
Bentuk frustasi antara lain:
1.      Agresi, merupakan kemarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tidak terkendali dan secara fisik berakibat mudah terserang tekanan darah tinggi atau tindakan sadis yang dapat membahayakan orang sekitarnya.
2.      Regresi, adalah kembali pada pola primitive atau kekanak-kanakan.
3.      Fiksasi, peletakan atau pembatasan pada suatu pola yang sama. Contohnya dengan membisu, memukul-mukul dada sendiri, membentur-benturkan kepala ke tembok, dsb.
4.      Proyeksi, usaha melemparkan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negative pada orang lain.
5.      Identifikasi, menyamakan diri dengan orang yang sukses dalam imajinasinya.
6.      Narsisme, self love yang berlebihan, sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih superior daripada yang lain.
7.      Autisme, gejala menutup diri secara total dari dunia riil.
Penderita kekalutan mental banyak terdapat dalam lingkungan:
1.      Kota-kota besar yang memberikan tantangan hidup yang berat, sehingga seseorang merasa seperti dikejar-kejar dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.Sementara itu sebagian orang tidak perduli.
2.      Anak-anak muda usia yang tidak berhasil mencapai apa yang diinginkan karena tidak seimbang antara kemampuan dan tujuannya.
3.      Wanita lebih mudah merasakan suatu masalah kedalam hatinya namun susah untuk mengeluarkan perasaan tersebut. Serta kondisi tubuh yang lebih lemah daripada lelaki.
4.      Orang-orang tidak beragama tidak memiliki keyakinan, bahwa diatas dirinya ada kekuasaan yang lebih besar.Sehingga ia selalu pasrah akan semuanya.
5.      Orang yang terlalu mengejar materi memiliki sifat ngoyo dalam meemperoleh tujuan kegiatannya.yaitu mencari uang sebanyak-banyaknya.

Penderitaan itu memang berat untuk dirasakan terkadang manusia mau utus asa dan lebih memilih mati daripada hidup.Oleh karena itu kita harus kuat dalam mengahadpi apapun.




D. PENDERITAAN DAN PERJUANGAN
            Setiap manusia pasti mengalami penderitaan baik itu berat maupun ringan.Itu semua tergantung bagaimana cara manusia berjuang dalam mengahadapi penderitaan.Manusia adalah makhluk yang berbudaya dengan budaya itu manusia mampu mengatasi bahkan menghilangkan penderitaan tersebut.
            Manusia hidup bukan hanya merasakan bahagaia namun penderitaan juga.Tuhan telah memberikan rancangan-rancangan yang baik bagu manusia,sekarang tergantung cara manusia mengahdapi tantangan hidup.Manusia harus optimis dalam mengahadapi tantangan hidup.
Kelalaian manusia merupakan sumber malapetka yang menimbulkan penderitaan.Banyak macam-macam penderitaan yang timbul baik negative maupun positif.Banyak orang-orang besar di dunia mendapatkan penghargaan karena perjuangan yang mereka dalam mengahadpi penderitaan.Mereka mengalami penderitaan dulu,berjuang menghadapi tantangan hidup dan akibat perjuangan mereka,mereka dapat dikenang.

E. PENDERITAAN,MEDIA MASA DAN SENIMAN
Dalam jaman sekarang kemajuan teknologi juga dapat menimbulkan penderitaan yang membuat penderitaan makin besar manusia itu sendiri.Penciptaan bom atom,reactor nuklir,pabrik senjata,pabrik bahan kimia merupakan peluang terjadinya penderitaan.Kecelakaan juga salah satu bentuk penderitaan.
Berbagai penderitaan yang dialami manusia juga dimuat dalam lembaran Koran,betita di media masa dengan maksud supaya masyarakat tahu dan ikut merasakan dari jauh penderitaan orang lain.Dari situ muncul rasa ingin membantu dengan belas kasihan.Sehingga orang yang menyaksikan mau mengirimkan bantuan bagi yang sedang mengalami penderitaan.

F. PENDERITAAN DAN SEBAB-SEBABNYA
Berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, penderitaan manusia dapat diperinci sebagai berikut:
a.       Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
Akibat dari perbuatan buruk manusia dalam hubungan manusia dengan sesamanya ataupun manusia dengan alam sekitarnya. Penderitaan ini kadang disebut nasib buruk. Perbedaan nasib buruk dengan takdir itu kalau  takdir Tuhan yang menentukan sedangkan nasib buruk itu manusia yang menyebabkan.
Contoh perbuatan buruk antara sesame manusia yang menyebabkan manusai lain menderita : Pembantu rumah tangga diperkosa,disekap,disiksa oleh majikannya,sehingga sudah sepantasnya majikan itu dihukum sesuai dengan hukuman yang pantas sedangkan pembantu tersebut mendapatkan pemulihan yang layak.
b.      Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / azab Tuhan
Penderitaan manusia dapat terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab Tuhan. Namun kesabaran, tawakal, dan optimisme merupakan usaha manusia dalam mengatasi penderitaan ini.
Contoh kasus : Seorang anak lelaki yang buta sejak dilahrikan,diasuh dengan sabar oleh orang tuanya.Ia memiliki kecerdasan yang luar biasa ,karna kecerdasannya ia memperoleh beasiswa dan gelar Doktor di Universitas DSarbone Prancis.Dia adalah Prof.Dr.Thaha Husen,Guru besar di Universitas di Kairo,Mesir.
G.PENGARUH PENDERITAAN
            Orang yang mengalami penderitaan akan mengalami perubahan sikap baik negative maupun positif.Sikap positif yaitu sikap optimis dalam mengahadapi penderitaan,ia mengakui bahwa penderitaan merupakan bagian dari hidup yang harus dilalui,penderitaan adalah tantangan terbesar yang harus dihadapi.Sikap positif biasanya semangat,tidak gampang menyerah,dan berjuang dalam hidup.
            Sikap negative yaitu sikap penyesalan akan penderitaan yang dialaminya,mudah menyerah dalam hidup,dan biasanya yang mudah menyerah malah menambah penderitaan. Apabila sikap positif dan negatif dikomunikasikan oleh para seniman, maka para pembaca atau penonton akan memberikan penilaiannya. Penilaian itu dapat berupa kemauan untuk melakukan perubahan nilai-nilai kehidupan dalam masyarakat dengan tujuan perbaikan keadaan.


















PENGALAMAN PRIBADI
          Ketika saya SMA ,saya termasuk anak yang rajin dan juga lumayan dalam pelajaran tetapi saya juga sering jalan-jalan dengan teman-teman.Namun antara bermain dengan belajar saya bisa menyeimbangkannya.Di kelas 3 SMA saya masuk dalam kategori kelas plus karena ranking yang saya dapat.Orang tua saya sangat mempercayai saya walaupun saya sering keluar main-main karena prestasi saya lumayan bagus.
Namun ketika kelas 3 SMA waktu itu saya sibuk sekali dengan les bimbel.Saya les mulai dari siang hingga malam jam 10.Di sekolah pun saya sering tidak mendengarkan guru ketika menerangkan karena saya sering mengerjakan soal-soal untuk persiapan SBMPTN.
            Ketika saya sudah tamat SMAsaya melanjutkan les intensif untuk persiapan SBMPTN.Menjelang Sbmptn saya makin khawatir dan merasa takut.Akhirnya Sbmptn pun dimulai.Saya ujian sbmpn di Badung.Kondisi kessehatan saya juga pas sbmptn sangat ngedrop,sehingga saya tidak dapat berpikir lagi karena sakit.
            Saya sangat pesimis untuk lulus dan kenyataanya saya tidak lulus.Saya sangat kecewa dan juga orang tua saya juga.Padahal dari awal orang tua saya sangat yakin bahwa saya akan lulus namun kenyataannya saya telah mengecewakan orang tua saya.Saya sangat terpukul dan sedih sekali
            Saya sangat kecewa dan sempat berpikir untuk tidak mau belajar lagi.Saya juga mengikuti ujian UM UGM.Saya merasa saya mampu mengerjakan soal-soalnya.Namun saat pengumuman ternyata saya tidak lulus lagi.Hal itu membuat saya sangat putus asa.Orang tua saya juga sangat kecewa pada saya.Padahal saya mempersiapkan semuanya dengan baik,namun kesehatan saya terus menurun.
            Karena kegagagalan demi kegagalan yang saya alami,saya sempat putus asa dan tidak mau kuliah lagi.Namun kakak saya terus membei saya semangat.Kegagalan yang saya alami aalah penderitaan saya yang sangat tidak menyenangkan,saya bingung apa tujuan Tuhan dari semua kegagalan yang saya alami.Saya terus berdoa meminta petunjuk Tuhan.
            Mungkin Tuhan mempunyai rencana yang indah di balik semua kejadian yang saya alami.Saya berpasrah hanya kepada rencana Tuhan saja.Saya sebenarnya ingin ikut ujian mandiri usu di sumatera utara namun orang tua saya tidak mengijinkan saya masuk usu,mungkin karena kampusnya yang kurang bagus.Orang tua saya lebih setuju saya di swasta ketimbang di USU.Saya disuruh orang tua saya merantau agar saya lebih mandiri dan mengerti arti hidup sebenarmya.Akhirnya saya menemukan Gunadarma yang saya liat di internet mengatakan bahwa Gunadarma adalah universitas swasta yang terbaik di Indonesia.
            Saya akhirnya keterima di Universitas Gunadarma,dan saya sangat senang.Awalnya saya minder dengan teman-teman saya yang kebanyakn di UI,karena mereka kaget gara-gara saya tidak lulus apapun.Namun saya harus mengakui kegagalan saya.Awalya saya tidak terbiasa hidup ngekost.Kemana-mana harus jalan kaki,dan di depok sangat panas.Saya sempat sakit ketika di depok karena tidak cocok dengan cuaca di Depok,namun lama-kelamaan saya sadar saya harus bisa hidup mandiri tanpa tergantung orang tua.Mungkin Tuhan menenmpatkan saya disini agar saya bisa lebih mengarhagai hidup
            Saya juga menemukan teman-teman kelas yang asik dan mau berbaur.Kunci dari kesabaran akan menghasilkan buah yang nikmat.Tantangan dalam hidup harus kita lalui dengan kuat dan berserah kepada Tuhan.Apapun yang terjadi dalam kehidupan saya,saya tetap bersyukur dan mengabil hikmah dari semua kejadian yang saya alami,
            Walaupun pada awalnya saya sempat putus asa,saya diberi semangat oleh keluarga dan tetap harus bangkit.Banyak sekali nasehat-nasehat dari keluarga saya.Saya akan berusaha yang terbaik untuk kuliah ini.


           

DAFTAR PUSTAKA

http://elearning.gunadarma.ac.id/index.php?option=com_wrapper&Itemid=36

Tidak ada komentar:

Posting Komentar