ILMU
BUDAYA DASAR
NAMA : RUTH NATALIA NADEAK
NPM : 39414865
JURUSAN : TEKNIK
INDUSTRI
UNIVERSITAS
GUNADARMA
2014/2015
DAFTAR ISI
1) Pengertian Penderitaan.........................................3
2) Siksaan..................................................................4
3) Kekalutan Mental.................................................5
4) Penderitaan dan Perjuangan.................................8
5) Penderitaan,Media masa dan seniman.................8
6) Penderitaan dan Sebab-sebabnya.........................9
7) Pengaruh Penderitaan...........................................9
8) Pengalaman Pribadi............................................11
9) Daftar Pustaka.....................................................13
MANUSIA DAN PENDERITAAN
A.PENGERTIAN PENDERITAAN
Penderitaan berasal dari kata derita
yang berasal dari bahasa sansekerta dhra yang artinya menahan atau
menanggung.Derita berarti menanggung beban yang tidak menyenangkan.Setiap
makhluk hidup pasti memiliki penderitaan.Karena penderitaan itu termasuk salah
satu tantangan dalam hidup.Penderitaan ada yang berat dan ada juga yang
ringan.Itu semua tergantung individu yang merasakan penderitaan tersebut.
Tuhan memberikan segala kebutuhan
yang benar-benar diperlukan manusia karena Tuhan mengasihi umat-Nya.Tuhan
memberikan berbagai cobaan untuk memproses manusia agar menjadi manusia yang
berkepribadian baik dan agar manusia juga selalu ingat kepada Pencipta.Manusia
terkadang bila mendapatkan kesenangan sering sekali lupa bahwa kesenangan yang
dia dapat itu berasal dari Tuhan.
Manusia sebagai homo religius Tuhan
telah memberikan manusia banyak kelebihan darpada makhluk ciptaan lainnya.Bagi
manusia yang memiliki iman yang kuat,mereka sadar bahwa penderitaan yang
diberikan Tuhan itu adalah untuk memproses dirinya,mereka juga akan bertobat
dan menyerahkan seluruh hidupnya ke Tuhan.Kepasarahan tersebut membuat
seseorang merasakan kedamaian dalam hatinya.Tuhan tidak akan memberikan cobaan
yang melebihi batas kemampuan umat-Nya.
Tuhan selalu memberi peringatan
kepada manusia akan apa yang mereka lakukan namun manusia terkadang tidak
menyadarinya.Berbagai macam penderitaan
seseuai dengan liku-liku kehidupan manusia.Penderitaan itu merupakan
resiko hidup.Enak atau tidak kita harus lalui penderitaan itu.
B.SIKSAAN
Siksaan ada siksaan batin atau
jasmani dan sisksaan rohani atau jiwa.Di akhirat manusia akan disidang sesuai
apa yang mereka lakukan di bumi.Manusia akan merasakan penderitaan dari siksaan
itu bila mereka melakukan banyak dosa.
Siksaan
yang sifatnya psikis:
a.Kebimbangan, dialami
oleh seseorang dalam mengambil keputusan,ia bingung dalam
memutuskan sesuatu sehingga menyebabkan keadaan yang tidak menentu.Bagi orang
yang lemah pikirannya,masalah kebimbangan akaln lama dialami,dan orang itu akan
makinlama merasakan penderitaan.
b.Kesepian, dialami oleh
seseorang yang merasakan
rasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya walaupun ia dalam lingkungan yang
ramai. Kesepian juga merupakan siksaan yang dapat dialami oleh seseorang.Sehingga orang tersebuta akan selalu mencari kesenangan
sendiri yang bisa saja merugikan dia.
c.Ketakutan, dapat
menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu
dibesar-besarkan, maka disebut phobia.
Umumnya, orang memiliki satu atau dua macam phobia ringan. Seperti takut
pada serangga atau hewan berbisa. Banyak sebab yang menjadikan orang merasa
ketakutan, antara lain:
1. Claustrophobia
atau Agoraphobia
Claustrophobia
adalah rasa takut terhadap ruangan tertutup, sedangkan agoraphobia disebabkan
seseorang berada ditempat terbuka.
2. Gamang
Merupakan
ketakutan seseorang ketika berada ditempat yang tinggi.
3. Kegelapan
Merupakan suatu
ketakutan apabila seseorang berada ditempat yang gelap sebab dalam pikirannya
kegelapan demikian akan muncul hal yang ditakuti.
4. Kesakitan
Merupakan
ketakutan akan rasa takut yang akan dialami. Hal itu disebabkan karena dalam
pikirannya semuanya akan menimbulkan kesakitan.
5. Kegagalan
Merupakan ketakutan
seseorang karena merasa bahwa apa yang akan dijalankan mengalami kegagalan.
Trauma yang ada dalam diri seseorang akan menjadikan dirinya ketakutan bila
sampai terulang lagi.
Phobia adalah salah satu siksaan
yang merupakan trauma atau ketakutan terhadap sesuatu.Phobia dimulai dengan
suatu schock emosional atau tekanan terhadap sesuatu misalnya takut
hewan,pekerjaan,teman dll.Beberapa penderita mengatakan bahwa mereka merasakan
kegelisahan,tertekan sejak phobia itu muncul,phobia itu mesti diobati karna
phobia itu akan mengganggu psikis seseorang.
Ada dua aliran tentang penyebab
phobia.Ahli-ahli ilmu jiwa cenderung berpndapat bahwa phobia adalah suatu
gejala dari suatu problema psikologis yang dalam,yang harus ditemukan,dihadapi
dan ditaklukkan. . Sebaliknya ahli-ahli yang
merawat tingkah laku berpendapat bahwa phobia adalah problemanya dan tak perlu
menemukan seba-sebabnya supaya mendapatkan perawatan dan pengobatan.
C. KEKALUTAN MENTAL
Penderita
batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental.Kekalutan mental
diartikan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang dalam
menghadapi persoalan.
Gejala-gejala
pemula yang mengalami kekalutan mental:
a. Nampak
pada jasmani : keseringan merasakan pusing, demam,lebih kepada gangguan tubuh.
b. Nampak
pada kejiwaan: dengan rasa cemas, ketakutan, cemburu,lebih kepaa adrenalin,atau
perasaan.
Tahap-tahap gangguan kejiwaan:
a. Nampak
dalam gejala kehidupan si penderita baik jasmani maupun rohani.
b. Usaha
mempertahankan diri dengan negative dengan cara lari dari masalah. Sehingga
cara bertahan dirinya salah.
c. Kekalutan
merupakan titik patah dan yang bersangkutan mengalami gangguan.
Penyebab timbulnya kekalutan mental, antara lain:
a. Kepribadian
yang lemah
Kondisi jasmani
atau mental yang lemah yang menyebabkan individu merasa rendah diri.
b. Terjadinya
konflik sosial budaya
Akibat norma
yang berbeda antara yang bersangkutan dengan apa yang ada dalam masyarakat
sehingga ia susah dalam menyesuaikan diri.
c. Cara
pematangan batin
Salah dengan memberikan
reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan social.
Proses-proses kekalutan mental yang dialami
seseorang mendorongnya kearah:
a. Positif:
trauma (luka jiwa) yang dialami dijawab secara baik sebagai usaha agar tetap
berjuang hidup, dan melakukan kegiatan yang positif setelah kejatuhan dalam
kehidupan.
b. Negatif:
trauma yang dialami diperlarutkan, sehingga yang bersangkutan mengalami
frustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan.
Bentuk frustasi
antara lain:
1. Agresi,
merupakan kemarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tidak terkendali dan secara
fisik berakibat mudah terserang tekanan darah tinggi atau tindakan sadis yang
dapat membahayakan orang sekitarnya.
2. Regresi,
adalah kembali pada pola primitive atau kekanak-kanakan.
3. Fiksasi,
peletakan atau pembatasan pada suatu pola yang sama. Contohnya dengan membisu,
memukul-mukul dada sendiri, membentur-benturkan kepala ke tembok, dsb.
4. Proyeksi,
usaha melemparkan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negative pada orang
lain.
5. Identifikasi,
menyamakan diri dengan orang yang sukses dalam imajinasinya.
6. Narsisme,
self love yang berlebihan, sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih
superior daripada yang lain.
7. Autisme,
gejala menutup diri secara total dari dunia riil.
Penderita kekalutan mental banyak terdapat dalam
lingkungan:
1. Kota-kota
besar yang memberikan tantangan hidup yang berat, sehingga seseorang merasa seperti
dikejar-kejar dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.Sementara itu sebagian orang
tidak perduli.
2. Anak-anak
muda usia yang tidak berhasil mencapai apa yang diinginkan karena tidak
seimbang antara kemampuan dan tujuannya.
3. Wanita
lebih mudah merasakan suatu masalah kedalam hatinya namun susah untuk
mengeluarkan perasaan tersebut. Serta kondisi tubuh yang lebih lemah daripada
lelaki.
4. Orang-orang
tidak beragama tidak memiliki keyakinan, bahwa diatas dirinya ada kekuasaan
yang lebih besar.Sehingga ia selalu pasrah akan semuanya.
5. Orang
yang terlalu mengejar materi memiliki sifat ngoyo dalam meemperoleh tujuan
kegiatannya.yaitu mencari uang sebanyak-banyaknya.
Penderitaan itu
memang berat untuk dirasakan terkadang manusia mau utus asa dan lebih memilih
mati daripada hidup.Oleh karena itu kita harus kuat dalam mengahadpi apapun.
D. PENDERITAAN DAN
PERJUANGAN
Setiap manusia pasti mengalami
penderitaan baik itu berat maupun ringan.Itu semua tergantung bagaimana cara
manusia berjuang dalam mengahadapi penderitaan.Manusia adalah makhluk yang
berbudaya dengan budaya itu manusia mampu mengatasi bahkan menghilangkan
penderitaan tersebut.
Manusia hidup bukan hanya merasakan
bahagaia namun penderitaan juga.Tuhan telah memberikan rancangan-rancangan yang
baik bagu manusia,sekarang tergantung cara manusia mengahdapi tantangan
hidup.Manusia harus optimis dalam mengahadapi tantangan hidup.
Kelalaian
manusia merupakan sumber malapetka yang menimbulkan penderitaan.Banyak
macam-macam penderitaan yang timbul baik negative maupun positif.Banyak
orang-orang besar di dunia mendapatkan penghargaan karena perjuangan yang
mereka dalam mengahadpi penderitaan.Mereka mengalami penderitaan dulu,berjuang
menghadapi tantangan hidup dan akibat perjuangan mereka,mereka dapat dikenang.
E. PENDERITAAN,MEDIA MASA DAN SENIMAN
Dalam
jaman sekarang kemajuan teknologi juga dapat menimbulkan penderitaan yang
membuat penderitaan makin besar manusia itu sendiri.Penciptaan bom atom,reactor
nuklir,pabrik senjata,pabrik bahan kimia merupakan peluang terjadinya
penderitaan.Kecelakaan juga salah satu bentuk penderitaan.
Berbagai
penderitaan yang dialami manusia juga dimuat dalam lembaran Koran,betita di
media masa dengan maksud supaya masyarakat tahu dan ikut merasakan dari jauh
penderitaan orang lain.Dari situ muncul rasa ingin membantu dengan belas
kasihan.Sehingga orang yang menyaksikan mau mengirimkan bantuan bagi yang
sedang mengalami penderitaan.
F. PENDERITAAN DAN SEBAB-SEBABNYA
Berdasarkan sebab-sebab timbulnya
penderitaan, penderitaan manusia dapat diperinci sebagai berikut:
a. Penderitaan
yang timbul karena perbuatan buruk manusia
Akibat dari
perbuatan buruk manusia dalam hubungan manusia dengan sesamanya ataupun manusia
dengan alam sekitarnya. Penderitaan ini kadang disebut nasib buruk. Perbedaan
nasib buruk dengan takdir itu kalau takdir Tuhan yang menentukan sedangkan nasib
buruk itu manusia yang menyebabkan.
Contoh perbuatan
buruk antara sesame manusia yang menyebabkan manusai lain menderita : Pembantu
rumah tangga diperkosa,disekap,disiksa oleh majikannya,sehingga sudah
sepantasnya majikan itu dihukum sesuai dengan hukuman yang pantas sedangkan
pembantu tersebut mendapatkan pemulihan yang layak.
b. Penderitaan
yang timbul karena penyakit, siksaan / azab Tuhan
Penderitaan
manusia dapat terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab Tuhan. Namun
kesabaran, tawakal, dan optimisme merupakan usaha manusia dalam mengatasi
penderitaan ini.
Contoh kasus : Seorang
anak lelaki yang buta sejak dilahrikan,diasuh dengan sabar oleh orang tuanya.Ia
memiliki kecerdasan yang luar biasa ,karna kecerdasannya ia memperoleh beasiswa
dan gelar Doktor di Universitas DSarbone Prancis.Dia adalah Prof.Dr.Thaha
Husen,Guru besar di Universitas di Kairo,Mesir.
G.PENGARUH PENDERITAAN
Orang yang mengalami penderitaan
akan mengalami perubahan sikap baik negative maupun positif.Sikap positif yaitu
sikap optimis dalam mengahadapi penderitaan,ia mengakui bahwa penderitaan
merupakan bagian dari hidup yang harus dilalui,penderitaan adalah tantangan
terbesar yang harus dihadapi.Sikap positif biasanya semangat,tidak gampang
menyerah,dan berjuang dalam hidup.
Sikap
negative yaitu sikap penyesalan akan penderitaan yang dialaminya,mudah menyerah
dalam hidup,dan biasanya yang mudah menyerah malah menambah penderitaan. Apabila
sikap positif dan negatif dikomunikasikan oleh para seniman, maka para pembaca
atau penonton akan memberikan penilaiannya. Penilaian itu dapat berupa kemauan
untuk melakukan perubahan nilai-nilai kehidupan dalam masyarakat dengan tujuan
perbaikan keadaan.
Ketika
saya SMA ,saya termasuk anak yang rajin dan juga lumayan dalam pelajaran tetapi
saya juga sering jalan-jalan dengan teman-teman.Namun antara bermain dengan
belajar saya bisa menyeimbangkannya.Di kelas 3 SMA saya masuk dalam kategori
kelas plus karena ranking yang saya dapat.Orang tua saya sangat mempercayai
saya walaupun saya sering keluar main-main karena prestasi saya lumayan bagus.
Namun
ketika kelas 3 SMA waktu itu saya sibuk sekali dengan les bimbel.Saya les mulai
dari siang hingga malam jam 10.Di sekolah pun saya sering tidak mendengarkan
guru ketika menerangkan karena saya sering mengerjakan soal-soal untuk
persiapan SBMPTN.
Ketika saya sudah tamat SMAsaya
melanjutkan les intensif untuk persiapan SBMPTN.Menjelang Sbmptn saya makin
khawatir dan merasa takut.Akhirnya Sbmptn pun dimulai.Saya ujian sbmpn di
Badung.Kondisi kessehatan saya juga pas sbmptn sangat ngedrop,sehingga saya
tidak dapat berpikir lagi karena sakit.
Saya sangat pesimis untuk lulus dan
kenyataanya saya tidak lulus.Saya sangat kecewa dan juga orang tua saya
juga.Padahal dari awal orang tua saya sangat yakin bahwa saya akan lulus namun
kenyataannya saya telah mengecewakan orang tua saya.Saya sangat terpukul dan
sedih sekali
Saya sangat kecewa dan sempat
berpikir untuk tidak mau belajar lagi.Saya juga mengikuti ujian UM UGM.Saya
merasa saya mampu mengerjakan soal-soalnya.Namun saat pengumuman ternyata saya
tidak lulus lagi.Hal itu membuat saya sangat putus asa.Orang tua saya juga
sangat kecewa pada saya.Padahal saya mempersiapkan semuanya dengan baik,namun
kesehatan saya terus menurun.
Karena kegagagalan demi kegagalan
yang saya alami,saya sempat putus asa dan tidak mau kuliah lagi.Namun kakak
saya terus membei saya semangat.Kegagalan yang saya alami aalah penderitaan
saya yang sangat tidak menyenangkan,saya bingung apa tujuan Tuhan dari semua
kegagalan yang saya alami.Saya terus berdoa meminta petunjuk Tuhan.
Mungkin Tuhan mempunyai rencana yang
indah di balik semua kejadian yang saya alami.Saya berpasrah hanya kepada
rencana Tuhan saja.Saya sebenarnya ingin ikut ujian mandiri usu di sumatera
utara namun orang tua saya tidak mengijinkan saya masuk usu,mungkin karena
kampusnya yang kurang bagus.Orang tua saya lebih setuju saya di swasta
ketimbang di USU.Saya disuruh orang tua saya merantau agar saya lebih mandiri
dan mengerti arti hidup sebenarmya.Akhirnya saya menemukan Gunadarma yang saya
liat di internet mengatakan bahwa Gunadarma adalah universitas swasta yang
terbaik di Indonesia.
Saya akhirnya keterima di Universitas Gunadarma,dan saya sangat senang.Awalnya saya minder dengan teman-teman saya yang kebanyakn di UI,karena mereka kaget gara-gara saya tidak lulus apapun.Namun saya harus mengakui kegagalan saya.Awalya saya tidak terbiasa hidup ngekost.Kemana-mana harus jalan kaki,dan di depok sangat panas.Saya sempat sakit ketika di depok karena tidak cocok dengan cuaca di Depok,namun lama-kelamaan saya sadar saya harus bisa hidup mandiri tanpa tergantung orang tua.Mungkin Tuhan menenmpatkan saya disini agar saya bisa lebih mengarhagai hidup
Saya akhirnya keterima di Universitas Gunadarma,dan saya sangat senang.Awalnya saya minder dengan teman-teman saya yang kebanyakn di UI,karena mereka kaget gara-gara saya tidak lulus apapun.Namun saya harus mengakui kegagalan saya.Awalya saya tidak terbiasa hidup ngekost.Kemana-mana harus jalan kaki,dan di depok sangat panas.Saya sempat sakit ketika di depok karena tidak cocok dengan cuaca di Depok,namun lama-kelamaan saya sadar saya harus bisa hidup mandiri tanpa tergantung orang tua.Mungkin Tuhan menenmpatkan saya disini agar saya bisa lebih mengarhagai hidup
Saya juga menemukan teman-teman
kelas yang asik dan mau berbaur.Kunci dari kesabaran akan menghasilkan buah
yang nikmat.Tantangan dalam hidup harus kita lalui dengan kuat dan berserah
kepada Tuhan.Apapun yang terjadi dalam kehidupan saya,saya tetap bersyukur dan
mengabil hikmah dari semua kejadian yang saya alami,
Walaupun pada awalnya saya sempat
putus asa,saya diberi semangat oleh keluarga dan tetap harus bangkit.Banyak
sekali nasehat-nasehat dari keluarga saya.Saya akan berusaha yang terbaik untuk
kuliah ini.
DAFTAR
PUSTAKA
http://elearning.gunadarma.ac.id/index.php?option=com_wrapper&Itemid=36

Tidak ada komentar:
Posting Komentar