Sabtu, 08 November 2014

Manusia dan Keadilan

ILMU BUDAYA DASAR
NAMA                :  RUTH NATALIA NADEAK
NPM                    :  39414865
JURUSAN :  TEKNIK INDUSTRI


UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
DEPOK
   2014/2015


DAFTAR ISI

DAFTAR ISI
1.      Pengertian Keadilan ...................................................................................... 3
2.      Keadilan sosial............................................................................................... 3
3.      Macam-macam Keadilan............................................................................... 4
4.      Kejujuran....................................................................................................... 5
5.      Kecurangan................................................................................................6
6.      Pemulihan nama baik.................................................................................7
7.      Pembalasan................................................................................................8
8.      Pengalaman Pribadi....................................................................................9
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................. 10













MANUSIA DAN KEADILAN
A.PENGERTIAN KEADILAN
            Keadilan menurut aristotele adalah kelayakan dalam tindakan anusiaKelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara dua orang atau dua benda.Bila kedua orang tersebut diperhdapakan dalam sesuatu hal,mereka harus mendapatkan bagiannya masing-masingsesuai dengan porsi yang pas.Kalo tidak sama rata maka terjadi ketidakadilan.
             Beberapa pendapat keadilan menurut para ahli :      
·         Keadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dkatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri,perasaanya dikendalikan oleh akal.
·         Pendapat Socrates tentang keadilan adalah bila mana warga negara sudah merasakan bahwa pihak pemerintah sudah melaksanakan tugasnya degan baik.
·         Kong Hu cu berpendapat lain bahwa keadila terjadi apabila anak sebagai anak,ayah sebagai ayah,raja sebagai raja,masing-masing melaksanakan kewajibannya.
Menurut pendapat umum bahwa keadilan adalah segala perlakuan yang seimbang yang berhak diterima oleh setiap makhluk hidup sesuai dengan pernana dan kewajibannya masing-masing.Bila manusia tidak mendapakan keadilan yang sesuai maka akan terjadi keributan.ketidakadilan,ketidakdamaian.Berdasarkan kesadaran etisa,kita diminta untuk menyesuaikan atau menyeimbangkan antara hak dan kewajiban.
B.KEADILAN SOSIAL
            Sesuai dengan isi Pancasila sila ke-5 yaitu “keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia”.Sehingga keadilan berhak didapat oleh seluruh masyarakat.Prinsip dari keadilan itu sendiri untuk membentuk kesejahteraan,kedamaian,mengatasi kemiskinan di Indonesia.
            Panitia ad-hoc majelis permusyawaratan rakyat sementara 1966 memberikan perumusan sebagai berikut :
            “Sila keadilan sosial mengandung prinsip bahwa setiap orang di Indonesia akan mendapat perlakian yang adil dalam bidang hukum,poitik,ekonomi dan kebudayaan”.
            Perbuatan dan sikap yang perlu dipupuk untuk mewujudkan keadilan sosial :
1)      Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap gotong royong dan kekeluargaan
2)      Sikap adil terhadap sesama
3)      Sikap suka memberi pertolongan
4)      Sikap suka bekerja keras
5)      Sikap saling menghargai
Asas mengenai keadilan dituangkan dalam berbagai langkah melalui delapan jalur pemerataan :
1)      Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat
2)      Pemerataan memperoleh pendidikan dan kesehatan
3)      Pemerataan pendapatan
4)      Pemerataan lapagan kerja
5)      Pemerataan kesempatan berusaha
6)      Pemerataan kesempatan berpartisipasi
7)      Pemerataan penyebaran pembangunan
8)      Pemerataan kesemepatan memperoleh keadilan

C.BERBAGAI MACAM KEADILAN
A)        Keadilan Legal atau Keadilan Moral
                        Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuaya.Setiap orang menjalankan pekerjaannya sesuai dengan kewajibannya.Sunoto menyebut keadilan itu legal.
            Keadilan timbul karena untuk penyatuan dan peyesuaian yag tepat dalam kehidpan masyarakat.Keadilan dalam masyarakat terwujud bila masing-masing menjalankan peranannya dan fugsinya dengan baik menurut kemampuannya.Fungsi penguasa ialah membagi-bagi tugas masing-masing suesuai dengan fungsi dan kemampuan masing-masing.
            Ketidakadilan terjadi bila sesorang tidak menjalankan peranan dan tanggug jawabnya dengan baik dan pihak lain yang mencampurin yang bukan urusannya.Ketidakadilan menyebabkan kekacauan,kericuhan,dll.
B)        Keadilan Distributif
            Aristoteles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidaka sama.
C)        Keadilan Komutatif
            Keadilan ini untuk meciptakan kedamaian dan kesejahteraan umum.Bagi Aristoteles Keadila adalah asas prtalian dan ketertiban dalam masayrakat.Segala bentuk ketidakadilan akan merusak pertalian dan hubungan kekeluargaan dalam masyarakat.

D.KEJUJURAN
            Kejujuran adalah sesuatu yang dikatakan yang terbukti kebenarannya dan berasal dari hati nurani.Jujur berarti bersh hatinya,tidak berbohong dan biasanya menaati segala peraturan yang ada.Sesuatu hal yang dikerjakan tanpa dilandasi kejujuran akan berakhir dengan tidak baik memang awalnya biasa saja namun pada akhirnya akan ketahuan juga.
            Jujur itu berdasarkan hati urani,niat,harapan dan kehendak.Apabila niat dan kehendak ingin berbohong maka kata hati nurani pun dilawan.Sikap jujur perlu dipelajari oleh setiap orang,sebab kejujuran menciptakan keadilan.Keadilan prinsip dasarnya adalah kejujuran.Jujur memberikan ketenangan dan ketentraman hati.
            Seseorag mustahil dapat memeluk agamnya dengan sempurna apabila tidak ada kejujuran.Pada hakekatnya kejujuran dilandasi oleh kesadaran moral dan kesadaran akan adanya hak dan kewajiban yang sama.Kebohongan adalah dosa walaupun terkadang bohong itu dapat menguntungkan namun saja tetap itu dosa.
            Adapun kesadaran moral adalah kesadaran tentang diri kita sendiri karena kita melihat diri kita sendiri berhadapan dengan hal baik buruk.Memang terkadang hati nurani bertentangan dengan akal pikiran.Namu hendaknya kita lebih mendengarkan kata hati nurani.Kalau kebohongan dibiarkan secara terus-menerus akan menjadi kebiasaan yang tidak baik dan sangat merugikan serta membuat perasaan kita tidak tenang dalam menjalanin kehidupan.Karena hidup dengan kebohongan akan membuat hidup kita tidak tentram juga.
            Selain nilai etis yag ditunjukkan kepada sesama manusia,hati nurani berkaitan erat juga dalam hibungan manusia dengan Tuhan.Berbagai hal yang menyebabkan orang berbuat tidak jujur karena tidak rela,mungkin karena pengaruh lingkungan,sosial ekonomi,ingin populer,sopan santun,dan untuk mendidik.
            Jujur memang sesuatu hal yang susah untuk dilakukan.Jujur bermula dari hati,pikiran,perasaan yang bersih.Untuk mempertahankan kejujuran,berbagai cara dan sikap perlu dipupuk.
E.KECURANGAN
            Kecurangan sama halnya dengan ketidakjujuran.Kecurangan adalah perbuatan untuk melakukan ketidakjujuran.Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya.
            Kecurangan menyebabkan manusia menjadi serahkah,tamak,egois,dll. Sebab orang melakukan kecurangan berdasarkan hubungan manusia dengan alam sekitarnya yaitu aspek ekonomi, aspek budaya, aspek peradaban, dan aspek teknik. Apabila keempat aspek tersebut dilaksanakan secara wajar, maka segalanya akan berjalan sesuai dengan norma moral atau norma hukum yang berlaku.

Akan tetapi, apabila seseorang dalam hatinya telah diracuni oleh jiwa tamak, iri, dengki maka manusia akan melakukan perbuatan melanggar norma tersebut dan jadilah kecurangan yang dilakukannya. Dalam tingkah laku yang nyata itu ternyata masih sulit membedakan antara tingkah laku yang baik dan mana lagi yang sebaliknya.

F.PEMULIHAN NAMA BAIK
Nama baik adalah nama yang tidak tercela akan perbuatan ataupun perkataan. Setiap orang menjaga dengan hati-hati supaya namanya tetap baik. Lebih-lebih jika ia menjadi teladan bagi lingkungan sekitar adalah suatu kebanggaan batin yang tidak ternilai harganya.Nama baik adalah sesuatu image yang harus kita jaga agar orang-orang mau bergaul dengan kita.
Dengan nama baik kita memiliki pandangan yang baik dimata orang banyak dan juga bisa menjadi teladan yang baik bagi orang banyak. Dengan menyebut nama berarti sudah mengandung arti nama baik. Serta adapula orang tua berpesan untuk jangan membuat malu keluarga yang bermaksud pesan untuk menjaga nama baik. Dengan melaksanakan apa yang dianggap baik berarti pula menjaga nama baik dirinya sendiri, yang berarti menjaga nama baik keluarga.
Tingkah laku atau perbuatan yang baik dengan nama baik itu pada hakekatnya sesuai dengan kodrat manusia yaitu manusia menurut sifat dasarnya adalah mahluk bermoral dan ada aturan-aturan yang berdiri sendiri yang harus dipatuhi manusia untuk mewujudkan dirinya sebagai pelaku moral tersebut.
Pada hakekatnya, pemulihan nama baik adalah kesadaran manusia akan segala kesalahannya, bahwa apa yang diperbuatnya tidak sesuai dengan ukuran moral atau tidak sesuai dengan akhlak. Akhlak berasal dari bahasa Arab ahlaq yang berarti penciptaan. Oleh karena itu, tingkah laku dan perbuatan manusia harus disesuaikan dengan penciptannya sebagai manusia. Ada tiga macam godaan yaitu derajat/pangkat, harta dan wanita.
Ada pula godaan halus yang dalam bahasa jawa, adigang, adigung, adiguna yaitu membanggakan kekuasaan, kebesarannya dan kepandaiannya. Semua itu mengandung arti kesombongan. Untuk memulihkan nama baik, manusia harus bertaubat dan meminta maaf.

G.PEMBALASAN
    Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan orang lain yang tidak kita inginkan atau membuat kita kesal maupun dendam dengan orang tersebut.Pembalasan adalah perbuatan atau niatan dari hati yang tidak bersih.Pada dasarnya manusia adalah makhluk moral dan makhluk sosial.Pembalasan disebabkan oleh pergaulan yang tidak sehat.
Pembalasan juga timbul dari dendam yang memuncak.Perbuatan pembalasan adalah tindakan yang tidak bermoral dan tidak berperasaan. . Dalam bermasyarakat, manusia harus mematuhi norma-norma untuk mewujudkan moral itu. Bila manusia berbuat tidak bermoral (perbuatan yang melanggar hak dan kewajiban manusia lain), lingkunganlah yang menyebabkannya. Oleh karena tiap manusia tidak menghendaki hak dan kewajibannya dilanggar, maka manusia berusaha mempertahankan hak dan kewajibannya itu.


















PENGALAMAN PRIBADI
            Setiap manusia memiliki hak untuk mendapatkan keadilan.Ada beberapa orang memang tidak mendapatkan kehidupan yang adil.Setiap orang juga harus bisa bersikap adil terhadap siapapun tanpa memandang kodrat dan jabatannya.Setiap manusia tidak akan pernah merasa puas akan apa yang ia dapatkan.Walaupun ia telah mendapatkan keadilan namun terkadang itu tidak cukup.
            Keadilan tercipta karena adanya kejujuran.Seperti halnya saya di keluarga saya.Saya sebagai seorang anak dan juga anak ketiga dari empat bersaudara terkadang merasakan ketidak adilan dan juga terkadang merasakan keadilan.Keadilan adalah kunci terciptanya suasana kehidupan yang damai dan harmonis.
Saya terkadang merasa tidak adil bila dibandingkan dengan saudara saya yang lain.Terkadanga saya meminta sesuatu barang gitu kepada orang tua saya susah namun adik saya dengan gampang mendapatkan apapunn yang dia mau.Mungkin dikarenakan dia anak yang paling kecil dan paling dimanjakan.Dulu saya juga seperti adik saya yang selalu diberikan apapun yang saya inginkan.
Namun saya harus berpikir positif dan let it flow.Apapun itu pasti orang tua akan memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya.Tidak ada orang tua yang tidak ingin anaknya hidup bahagia.Saya harus menjalanin hidup saya dengan penuh rasa syukur.Orang tua saya memberikan kasih sayang yang sama kepada anak-anaknya dengan adil.Orang tua sangat menyayangi anak-anaknya.
Sekarang saya sudah tinggal jauh dari orang tua saya.Namun orang tua saya tetap memberikan perhatian penuh kepada saya.Walapun saya jauh ,orang tua saya sangat percaya penuh dengan saya.Kepercayaan yang diberikan orang tua saya tidak akan saya sia-siakan.
Meskipun saya jauh,saya harus tetap jujur tentang hal apapun kepada orang tua saya.Karena keadilan itu bisa timbul juga karena adanya kejujuran.Keadilan berarti kita tidak boleh iri hati,dengki,tidak boleh licik,tidak boleh melakukan kecurangan karena akan berakibat jelek dan nama baik kita akan jelek.

DAFTAR PUSTAKA




Minggu, 02 November 2014

Manusia dan kegelisahan

ILMU BUDAYA DASAR

NAMA                :  RUTH NATALIA NADEAK
NPM                    :  39414865
JURUSAN :  TEKNIK INDUSTRI


UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
DEPOK
   2014/2015

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI
1.      Pengertian Kegelisahan ................................................................................. 3
2.      Sebab-sebab orang gelisah............................................................................. 4
3.      Usaha mengatasi kegelisahan......................................................................... 4
4.      Keterasigan.................................................................................................... 5
5.      Kesepian....................................................................................................5
6.      Ketidakpastian..........................................................................................6
7.      Sebab terjadi ketidakpastian.....................................................................6
8.      Usaha penyembuhan ketidakpastian.........................................................8
9.      Pengalaman Pribadi...................................................................................9
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................. 11












MANUSIA DAN KEGELISAHAN
A.PENGERTIAN KEGELISAHAN
          Kegelisahan adalah sesuatu hal yang membuat perasaan tidak tenang,tidak sabar,cemas,dan membuat orang tersebut tidak tentram hatnya.Kegelisahan nampak dari gerak-gerik da tingkah laku seseorang jika ia melakukan kesalahan.Kegeliisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan,kekhawatiran ataupun ketakutan.
            Sigmund Freud ahli psikoanalisa brpendapat bahwa ada tiga macam kecemasan yang menimpa manusia   :
a)      Kecemasan Obyektif
Kecemasan tentang kenyataan dunia luar atau pengamatan suatu bahaya yang datang.Pengalaman bahaya kecenderungan takut akan sesuatu baik hewan,benda atau keadaan tertentu dari lingkungannya.
Kecemasan itu juga bisa dalam bentuk kterkejutan.Keterkejutan tersebut juga bisa menimbulkan trauma yang tidak bisa lekas hilang.Kecemasan aibat dari kenyataan yang pernah dialami sangat terasa bilamana pengalaman itu mengancam eksistensi hidupnya.
Bila tidak bisa mengendalikan segala kecemasan akan mengakibatkan seseorang menjadi stres.Contoh :Bila anak mendapat perlakuan tidak baik dari ayahnya maka ia akan taruma melihat orang yang seumuran dengan ayahnya dan akan terbawa terus-menerus dan ia akan berusaha selalu untuk berbuat kejam sebagai pelampiasaannya.
b)      Kecemasan Neorotis(syaraf)
Kecemasan ini timbul akibat pengamatan tentang bahaya dari naluriah.Menurut Sigmund Freud,kecemasan ini dibagi tiga macam,yakni :
Ø  Kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan.Kecemasan yang timbul karena orang itu takut akan pribadinya tebongkar,sehingga orang tersebut akan memiliki sifat yang ego.
Ø  Bntuk ketakutan yang tegang dan irrasional(Phobia).Ketakutan akan sesuatu hal yang membuat orang tersebut tidak berani untung memegang bahkan untuk melihat mungkn di karenakan pengalaman buruk sesorang tersebut terhadap sesuatu yang membuat dia phobia.
Ø  Rasa takut lai ialah rasa guugup,gagap,dan sebagainya.Reaksi gugup ini adalah perbuatan yang meredakan diri yang bertujun untuk membebaskan seseorang dari kecemasan nerotis yang sangat menyakitkan.
c)      Kecemasan Mori
Kecemasan ini disebabkan karena pribadi sesorang.Sifat-sifat iri hTi,benci,denggki adalah macam-macam emosi yang terluapkan karena beberapa alasan.Sifat-sifat tersebut kurang baik dan seharusnya dihilangkan karena dapat mengganggu psikis seseorang.

B.SEBAB-SEBAB ORANG GELISAH
            Sebab-sebab kegelisahan tersebut adalh karena orang tersebut takut akan kehilangan sesuatu yang berharga dalam dirinya.Kgelisahan timbul jika seseorang tersebut merasa terancam dalam bahaya.

C.USAHA-USAHA MENGATASI KEGELISAHAN
            Awal dari mengatasi kegelisahan adalah diri sendiri,kita harus bersikap tenang dalam menghadapi apapun yang ada.Kita juga harus berpikir tenang sehingga kita dapat mememutuskan segala sesuatu lebih tenang dan hasilnya lebih puas.Jangan takut dulu sebelum melakukan sesuatu.
D.KETERASINGAN
            Keterasingan berasal dari kata asing.Berarti merasa sendiri,tidak dikenal bayak orang,mengalami kesendirian dalam menjalani hidup ataupun terpisah dari kehidupan pergaulan dan sosial.
            Yang menyebabkan seseorang itu merasa terasingkan karena perilaku,sikap yang tidak dapat diterima dalam sebuah masyarakat ataupun dalam sebuah perkumpulan.Sifat orang tersebut sangat bertentangan dengan norma atau aturan yang ada sehingga dia diasingkan.
            Sesorang diasingkan oleh anggotanya sendiri agar orang lain tidak gelisah ataupun merasa dirugikan akibat perbuatan orang yg diasingkan tersebut.Ketreasingan yang dipaksakan oleh manusia lain dalam masyarakat misalnya,tidak simpati,tidak mau mendekati,tidak mempedulikan bahkan mengisolasi pelaku.
            Seseorang yang memiliki sikap negatif seperti angkuh,sombong,cuek maka akan diasingkan karena tidak disenangi suatu kelompok.Dia akan tersisih dalam pergaulan masyarakat.Dia sensiri yang membuat dirinya diasingkan karena sikap-sikap yang tidak diterima oleh masyarakat.
            Kekurangan alam diri seseorang juga membuat seseorang itu diasigka.Kekuranagan ilmu pengetahuan yang dimiliki ataupun ketidakmampuan fisik dapat mempengaruhi seseorang merasa diasingkan.Kesalahan yang dibuat seseorang juga dapa membuat orang itu dalam keterasingan,dan karena itu merasa gelisah.

E.KESEPIAN
            Kesepian berarti merasa sunyi tidak ada teman,merasa sediri dalam hidupnya.
Sebab-sebab terjadinya kesepian
            Banyak peyebab terjadinya kesepian.Salah satunya frustasi yang dapat mengaibatkan kesepian.Frustasi berarti orang tersebut terlalu pusing hingga stres dan tidak mau diganggu sehingga ia kesepian sepanjang hidupnya.
            Kesepian dan keterasingan itu hampir sama.Kesepian itu juga bisa timbul karena seseorag itu diasingkan sehingga ia tidak memiliki teman dan merasa kesepian sehingga mnyebabkan seseorang tersebut frustasi.
            Orang yang frustasi itu bersikap rendah diri,sengaja menjahui pergaulan ramai kebalika dengan orang yang bersikap sombong.Orang yang bersikap renah hati,pemalu,tidak suka keramaian karena orang tersebut lebih ka menyendiri,namun menyendii itu akibatnya kesepian.
F.KETIDAKPASTIAN
            Ketidakpastian itu adalah sesuatu hal yang tidak pasti kebenarannya.Menunggu hal yang tidak pasti itu tidak menyenangkan.Orang-orang lebih suka terhadap sesuatu hal yang lebih jelas dan pasti.
            Ketidakpastian juga menyebabkan seseorang merasakan kegelisahan yang tidak menentu,emosi yang tidak stabil,pikiran yang kacau.Ketidakpastian itu juga membuat sesorang menunggu dengan harapan yang sesuai dengan keinginannya dan apabila tidak sesuai yang diharapkan serta tidak pasti mungkin akan menyebabkan seseorang itu frustasi.
G.SEBAB-SEBAB TEJADI KETIDAKPASTIAN
            1.Obsesi
            Obsesi merupakan gejala neurosa jiwa yatitu pikiran atau perasaan khusu terhadap sesuatu yang tidak mau ia lepaskan hingga ia mendapatkan apa yang dia mau.Biasanya obesesi itu pikiran-pikiran yang tidak menyenangkan.
            2.Phobia
            Rasa ketakutan yang berlebih akan sesuatu hal yang bisa saja diketahui penyebebnya dan bisa juga tanpa diketahui penyebabnya.
            3.Kompulasi
            Adanya keragu-raguan tentang apa yang telah dikerjakan,sehingga ada dorongan yang tak disadari melakukan perbuatan yang serupa berulang-ulang.
            Contoh :kleptomania adalah penyakit untuk mengambil barang-barang orang padahal dia mampu membelinya.
            4.Histeria
            Nerosa jiwa akibat tekanan mental,kekecewaan,pengalaman yang pahit,perasaan yang dipendam terus.
            5.Delusi
            Pikiran yang tidak menentu karena keyakinan yang palsu.Dia tidak memakai akal sehat dan tidak mau belajar dari pengalaman yang ia alami.Delusi ini ada tiga macam :
a.       Delusi persekusi : menganggap keadaan sekitarnya jelek.sikap lebih cuektidak perduli keadaan sekitarnya.
b.      Delusi keagungan : menganggap dirinya orang paling penting dan berpengaruh.Orang ini biasanya gila hormat,dan selalu hadir di acara-acara penting.
c.       Delusi melancholis : selalu merasa diri paling salah,hina,berdosa.Selalu menanggapi masalah secara berlebihan.

6.Halusinasi
Khayalan yang terjadi tanpa rangsangan pancaindera.Orang dapat berkhayal dengan sugesti dari dirinya.Seseorang yang meghayal akan sesuatu yang dia inginkan namun belum dia dapatkan.Terkadang berkhayal yang berlebihan menyebabkan orang tersebut dapat senyum sendiri,ketawa sendiri,melakukan hal yang aneh-aneh,serta termenung.
            7.Keadaan Emosi
Emosi yang tak terkendali mempengaruhi keadaannya dan keseluruhan pribadinya.Sikapnya dapat apatis atau terlalu gembira dengan gerakan lari-larian,nyanyan,ketawa atau berbicara sendiri.Emosi yang tak menentu,tidak jelas.


H.USAHA-USAHA PENYEMBUHAN KETIDAKPASTIAN
            Untuk dapat menyembuhkan keadaan itu bergantung kpada mental si penderita.Bila sudah parah akan lebih baik dibawa ke psikolog untuk konsultasi.Phobia bisa dilatih dengan terapi atau membiaskan orang tersebut melakukan phobianya secara perlahan.
           

















PENGALAMAN PRIBADI

            Setiap manusia pasti pernah mengalami kegelisahan,ketidakpastian,kesepian yang tidak menentu.Semua tergantung bagaimana seseorang tersebut mengatasi persoalan yang muncul.Hal-hal tersebut muncul karena faktor keadaan dan pikiran-pikiran yang tak menentu.
            Ketika saya menghadapi ujian SBMPTN.Menjelang sebelum Sbmptn saya merasakan kegelisahan yang luar biasa.Grogi dalam mengahadapi segala macam ujian.Karena kegelisahan yang saya alami,saya memaskan diri saya untuk belajar.Kegelisahan yang saya alami karena saya takut bila saya tidak lulus.Banyak pikiran-pikiran yang jelek yang muncul akibat kegelisahan yang saya alami.Saya terus berdoa,berusaha agar saya bisa lulus.
            Saat saya menghadapi ujian sbmptn kegelisahan itu pun memuncak.Pikiran-pikiran yang jelek terus menghantui saya.Saya hanya bisa berdoa dan mengusahakan yang terbaik yang bisa saya lakukan.Namun sugesti-sugesti negatif  bermunculan dipikiran saya.
            Karena hal itu saya tidak konsen dalam mengerjakan ujian tersebut.Ketika ujian berakhir,saya sudah putus asa dan langsung berpikir bahwa saya tidak lulus.Saya pasrah akan hasil yang akan keluar.Minggu demi minggu saya menunggu hasil sbmptn dan sambil ujian mandiri.
            Saya menunggu sesuatu hal yang tidak pasti.Menunggu hal yang tidak pasti itu sangat tidak menyenangkan dan membuat kegelisahan itu terus muncul.Saya tidak mood dalam melakukan apapun karena kegelisahan tersebut.Saya lebih senang menghabiskan waktu dirumah,menyendiri sambil menunggu hasil.
            Dan hasilnya pun keluar,dan saya dinyatakan tidak lulus.Kekecewaan yang mendalam,keputus asaan yang mendalam terjadi dalam diri saya.Saaya sangat sedih dan tidak tahu harus apalagi.Orang tua saya tentu saja kecewa sekali dengan saya.
            Saya menangis dengan keputus asaan,saya menyendiri untuk menenangkan diri saya.Semua ujian yang saya hadapin pun tidak lulus juga.Dengan kekhawatiran dan ketakutan akan tidak dapat kuliah membuat saya sempat depresi.Saya tidak selera makan dan melakukan hal-hal apapun yang saya bisa hanya menangis putus asa.
Namun karena dorongan dari keluarga saya harus bangkit dari keterpurukan saya.Saya disuruh papa saya untuk mencari kuliah di swasta.Keluarga saya terus-menerus menasehatin saya agar bangkit,maasi ada kesempatan dan mungkin bukan jodoh saya di negri.Akhirnya saya sampai juga di Gunadarma bertemu dengan teman-teman kelas yang asik dan baik-baik dengan harapan saya menjadi lebih baik,dan lulus tepat waktu serta mendapatkan ipk yang memuaskan.
















DATAR PUSTAKA
http://elearning.gunadarma.ac.id/index.php?option=com_wrapper&Itemid=36